Suara.com - Empat hari ditetapkan uji coba pembatasan kendaraan dengan menggunakan aturan ganjil-genap, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mencatat ada 3.991 pelanggar. Walaupun mereka melanggar petugas hanya memberikan teguran.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menerangkan data itu diperoleh dari 27 Juli sampai dengan 1 Agustus 2016.
"Data teguran pelanggaran pada koridor atau kawasan ganjil genap selama uji coba (teguran secara lisan) sebanyak 3.991," ujar Sigit kepada wartawan, Selasa (2/8/2016).
Sigit menerangkan, saat uji coba penerapan aturan ganjil-genap dimulai 27 Juli tercatat ada 1.453 pelanggar. Namun pada hari keempat uji coba atau 1 Agustus 2016 jumlahnya menurun, hanya 809.
"Pada hari keempat terjadi penurunan pelanggaran 44 persen dibanding pada hari ketiga uji coba," kata dia.
"Hal ini menunjukkan para pengguna jalan sudah banyak yang mentaati dan memahami peraturan ganjil genap," Sigit menambahkan.
Masih dikatakan sigit, setelah para pelanggar mendapat teguran, banyak dari pengendara yang memutuskan untuk keluar dari jalur yang diterapkan aturan ganjil genap.
"Setelah ditegur, banyak dari mereka yang inisiatif sendiri keluar dari koridor gage. Sejauh ini berdasarkan evaluasi cukup efektif," kata Sigit.
Saat ini pihaknya tengah menghitung pengurangan kemacetan di sejumlah ruas jalan yang menerapkan aturan ganjil genap.
"Kondisi lalin saat ini sama dengan kondisi lalin waktu 3 in 1 diberlakukan," katanya.
Untuk diketahui, penerapan pembatasan kendaraan roda empat dengan menggunakan sistem ganjil genap merupakan pengganti sistem 3 in 1.
Kebijakan ini berlaku Senin-Jumat di sepanjang ruas Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Medan Merdeka Barat dan sebagian Jalan Gatot Subroto. Waktu pemberlakuan kebijakan tersebut adalah pukul 07.00 sampai 10.00 WIB dan pukul 16.30 sampai 19.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik
-
KUHP Baru Resmi Berlaku, Ini 5 Fakta Penting Pasal Kumpul Kebo yang Wajib Diketahui
-
UU Darurat Amnesti - Abolisi Digugat ke MK, Dinilai Beri Celah Kekuasaan Berlebih ke Presiden
-
Ancol Donasikan 10 Persen Penjualan Tiket Malam Tahun Baru ke Korban Bencana Sumatra
-
5 RT di Kepulauan Seribu Masih Terendam Banjir Rob Setinggi 20 Cm
-
Dinilai Multitafsir, Pasal Larangan Menghasut Tak Beragama Digugat Mahasiswa ke MK
-
Arus Balik Nataru di Daop 1 Jakarta Masih Padat, Puluhan Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Vital
-
Banjir Rob di Jakarta Utara, Pasukan Biru Kerahkan Pompa Mobile di Titik Vital
-
Tiket Kerap Ludes, TIM Umumkan Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Loket Planetarium Terbaru
-
Waspada! Hujan Petir dan Angin Kencang Mengancam Jakarta Siang Ini