Suara.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia mendukung Rizal Ramli yang baru dicopot Presiden Joko Widodo dari kursi Menteri Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan setidaknya ada tujuh permintaan KSPI kepada Rizal Ramli bila kelak menang di pilkada.
"Ada tujuh kartu sakti Rizal Ramli yang kami harapkan. Pertama yaitu sembako murah. Kami yakin Rizal Ramli dapat melakukan hal itu. Dia tahu masalahnya. Sikat mafia yang bikin mahal, dan kami yakin Rizal Ramli bisa," kata Iqbal dalam konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2016)
KSPI juga menginginkan Rizal kelak mengeluarkan kartu sehat untuk buruh. Sebab, menurut Iqbal, selama kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), buruh sulit mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Bahkan, kata dia, buruh harus membayar seluruh pengobatan apabila ada sanak keluarganya di rawat di rumah sakit.
KSPI juga meminta Rizal memberikan pelayanan di bidang pendidikan agar anak-anak buruh bisa sekolah secara gratis sampai perguruan tinggi.
"Kami minta kepada Rizal Ramli minimal 30 persen anak-anak warga miskin di DKI Jakarta dapat sekolah hingga perguruan tinggi," kata Iqbal.
Masalah persediaan air bersih juga menjadi sorotan KSPI. Iqbal meminta jika Rizal Ramli terpilih bisa memenuhi persediaan air bersih di Jakarta. Dia menyontohkan, warga Jakarta Utara harus membayar untuk bisa mendapatkan air bersih.
"Kami juga berharap adanya transportasi gratis. Jadi semua masyarakat mendapat fasilitas gratis. Terutama dari titik-titik lokasi terpencil ke halte Transjakarta," kata dia
Buruh, kata Iqbal, juga masih kesulitan untuk mendapatkan rumah susun. Dia berharap Rizal bisa menfasilitasi agar buruh bisa mendapat rusun secara gratis.
"Rusun atau perumahan vertikal letaknya di kota penyangga, di antaranya seperti Bekasi dengan Jakarta, dan itu bukan seperti apartemen Agung Podomoro dan lainnya," kata Iqbal.
Terakhir, Iqbal meminta Rizal untuk menaikkan upah minimum provinsi Jakarta yang saat ini hanya sebesar Rp3,1 per bulan karena dianggap masih kecil dari kota lainnya.
"Selain tujuh harapan itu, kami juga punya dua keinginan agar Rizal Ramli tidak meneruskan Reklamasi dan tidak ada lagi penggusuran," kata dia.
Mengenai apakah ada partai politik yang mau mengusung Rizal Ramli, sampai sekarang belum tahu.
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Buruh: Tak Masuk Akal Biaya Hidup di Jakarta Lebih Rendah dari Bekasi!
-
KSPI Sentil Gaya Kepemimpinan KDM, Dinilai Penuh Kebohongan Soal Buruh
-
Ribuan Buruh KSPI Demo di Monas, Tuntut Dedi Mulyadi Kembalikan Kenaikan UMSK Jabar
-
Tanpa Senjata, 2.617 Personel Gabungan Amankan Aksi Buruh KSPI di Monas
-
Presiden Buruh: Tidak Masuk Akal Jika Biaya Hidup di Jakarta Lebih Rendah dari Kabupaten Bekasi
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap