Suara.com - Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, rupanya memiliki 'ritual' unik untuk mengenal panggung tempat pertandingan cabang angkat besi Olimpiade 2016 Rio de Janeiro di Paviliun 2 Kompleks Olahraga Riocentro, Brasil.
Caranya adalah datang pada saat pertandingan resmi rekannya di kelas lain. Kemudian, di tengah hiruk pikuk di stadion usai pengalungan medali pemenang, dan saat para juara diwawancarai wartawan, kemudian diam-diam dia naik ke panggung pertandingan.
Itu terlihat seperti ketika lifter asal Lampung ini menyaksikan wakil Indonesia lainnya, Sri Wahyuni Agustiani, bertanding di kelas -48 kg putri pada, Sabtu (6/8/2016) lalu.
Eko memanfaatkan waktu singkat untuk naik panggung, saat arena di bawah panggung sedang ramai oleh para delegasi yang merayakan kemenangan atletnya dan juga banyak wartawan yang mewawancarai para juara.
Tapi, ia tidak mungkin berlama-lama di panggung karena petugas bakal mengusirnya.
"Sudah dapat titik-titiknya," kata Eko, yang pada, Senin (8/8/2016) petang atau Selasa pagi WIB, akan tampil di kelas 62 putra.
Yang dimaksud Eko adalah titik-titik di panggung yang akan dia pijak saat pertandingan resmi.
"Setidaknya saya tahu bagaimana situasinya nanti, apa yang akan saya lihat nanti saat bertanding, dan seperti apa sorotan lampu-lampu di pangggung," kata peraih perunggu Olimpiade London 2012 itu lagi.
Mengenal panggung dengan cara seperti itu, akan lebih dekat dengan situasi sebenarnya ketimbang mencobanya pada saat latihan atau pra-pertandingan, mengingat sorot lampu atau pun situasi penonton yang berbeda. (Antara)
Berita Terkait
-
Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan
-
Dilantik Jadi P3K Paruh Waktu, Nurul Akmal: Alhamdulillah, Tapi Kayak Gak Adil
-
Rahmat Erwin Abdullah Raih Medali Emas Angkat Besi SEA Games 2025
-
Rizky Juniansyah Menggila di SEA Games 2025: Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia
-
Lifter Rizki Juniansyah Diangkat Jadi Letnan Dua TNI usai Juara Dunia 2025
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret