Ketua DPR RI Ade Komarudin. [Suara.com/Dian Rosmala]
Ketua DPR RI Ade Komarudin menyatakan, demokrasi Indonesia semakin kokoh setelah 18 tahun reformasi. dengan demikian, Politikus Golkar ini menilai kesejahteraan rakyat juga semakin meningkat.
"Kita bangga bahwa Indonesia telah berjalan cukup jauh. Demokrasi yang hidup, dengan tingkat kesejahteraan rakyat yang relatif semakin meningkat," kata Ade dalam pidato Sidang Bersama DPR, Selasa (16/8/2016).
Namun, dia mengakui, tidak ada yang sempurna dalam proses seperti ini. Dia pun mengakui masih ada kelemahan-kelemahan di beberapa bidang.
Karenanya, bukan tempatnya lagi dalam proses yang sedang berjalan ini terus saling mencari kesalahan. Apalagi mengungkit-ungkin kelemahan pihak lain. Yang terpenting adalah kebersamaan dalam pembangunan demokrasi itu sendiri.
"Jangan membiasakan diri dalam mempromosikan konflik, tetapi harus mencari persamaan dan bukan mempertajam perbedaan yang ada. Masih banyak yang dapat ditingkatkan oleh lembaga legislatif, eksekutif, dan lembaga lainnya," tuturnya.
Di sisi lain, Ade meminta supaya kemiskinan harus diberantas, ketimpangan harus dikurangi, dan pembangunan infrastruktur, peningkatan dunia pendidikan dan lainnya harus terus digalakkan.
Dia pun berharap, pemerintah dapat memperbaiki kekurangan yang ada dengan kerja bersama, beserta partisipasi dan do’a dari seluruh rakyat Indonesia, agar pemerintahan yang ada sekarang berhasil memajukan Indonesia menjadi negeri yang dibanggakan.
"DPR memberikan apresiasi kepada Presiden dan Wakilnya, beserta seluruh jajaran kabinet, atas usaha dan kerja keras yang telah dilakukan," kata Ade.
Komentar
Berita Terkait
-
Pemerintah Turunkan Bunga KUR dari 22 Persen Jadi 9 Persen
-
Jokowi Ajak Lembaga Negara Sinergi dan Saling Perbaiki Diri
-
Jokowi Apresiasi TNI-Polri Berhasil Tembak Mati Santoso
-
Makna Keharmonisan Bung Karno dan Bung Hatta Susun Proklamasi
-
Megawati Hadir, Tapi SBY Absen dari Sidang Tahunan MPR, Ada Apa?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing