Suara.com - Puluhan telepon genggam milik narapidana penghuni Rumah Tahanan Sarang Elang Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yang disita melalui razia petugas, dimusnahkan.
Pemusnahan telepon genggam (hp) ini dilakukan di halaman Rumah Tahanan (Rutan) Sarang Elang, kata Kepala Rutan, Herdianto di Baturaja, Kamis.
Ia menjelaskan, pemusnahan alat komunikasi milik Narapidana (Napi) tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Johan Anuar bersama Kepala Rutan.
Pemusnahan ini dalam rangka pemberantasan HP dan narkoba sesuai Peraturan Pemberantasan bahwa HP dan Narkoba dilarang digunakan oleh para warga binaan selama menjalani masa hukuman.
"Hal tersebut merupakan tekad kami zero HP dan narkoba di Rutan Baturaja, Hp ini hasil razia petugas kita beberapa hari lalu," katanya.
Menurut dia, pihaknya tidak ingin kecolongan seperti dulu lagi dimana ada penghuni rutan yang bisa dengan leluasa mengendalikan peredaran narkoba di OKU dari balik jeruji sel.
"Pokoknya sejak saya memimpin di sini, secara rutin razia kami gelar, dimana seluruh narapidana tidak boleh memiliki HP," katanya.
Di samping itu, kata dia, petugas pengamanan di rutan jumlahnya juga sudah ditambah, sehingga pengawasan terhadap seluruh aktivitas narapidana bisa terpantau dengan maksimal.
"Kami juga sudah mengusulkan agar di rutan dipasang kamera pengintai (CCTV) dan mudah-mudahan hal ini bisa terealisasi dalam waktu dekat agar tidak ada lagi napi yang bisa leluasa kabur dari sini," katanya.
Turut hadir menyaksikan pemusnahan puluhan HP ini Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Baturaja, Singgih Wahono, Kajari OKU Sugeng Sumarno, Dandim 0403 OKU, Letkol Inf Mohamad Sjahri, Kapolres AKBP Leo Andi Gunawan serta tamu undangan lainnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Huawei Nova 14 Pro Resmi Rilis di Indonesia: Andalkan Kamera Ultra Chroma, Harga Mulai Rp 8 Jutaan
-
iPhone Fold Dirumorkan Mirip iPad, Apple Siapkan Desain Paling Nyeleneh Sepanjang Sejarah iPhone
-
Chipset Ngebut tapi Mubazir: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
-
Penantang Galaxy Z Fold 8 Siap Hadir, Honor Magic V6 Bawa Baterai Raksasa dan Teknologi AI Baru
-
Kala Ponsel Memudahkan, Mengapa Kita Semakin Sulit Melakukan Percakapan?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan