Suara.com - Perayaan ulang tahun Partai Amanat Nasional (PAN) ke-18, sedikit tercoreng oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam yang juga politikus PAN ditersangkakan Komisi Pemberantasan Korupsi, pada Selasa (23/8/2016).
"Kami hormati saja. Engga usah ada prasangka buruk. Namanya hukum, ya kita percaya hukum. Kami hormati itu hasilnya. Kami engga mengerti prosesnya bagaimana, apa yang terjadi kita hormati," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan dalam perayaan HUT PAN ke -18 di kantor Dewan Pimpinan Pusat, Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa malam (23/8/2016).
Dia menambahkan, selama proses hukum Nur Alam berjalan, PAN akan memberikan dukungan moril maupun bantuan hukum nantinya.
"Tentu. Nanti kami lihat sebagainya. Nanti proses hukumnya bagaimana kita ikuti," ujarnya.
"Kami hormati apapun keputusan KPK. Biarlah proses berjalan, sebagai kader partai, ditetapkan sebagai tersangka (Nur Alam), PAN selalu menghormati proses," Zulkifli menambahkan.
Seperti diketahui, politikus PAN Nur Alam diduga menerima uang dari perusahaan tambang PT Anugrah Harisma Barakah, terkait penerbitan surat keputusan izin usaha pertambangan di Kabupaten Buton dan Kabupaten Bombana.
"Info rekening sudah kami dapatkan dari PPATK, jadi semuanya berjalan lancar. Kami sudah dapat beberapa bukti transfer, tapi belum bisa mengeluarkannya karena masih diakumulasi. Jumlahnya cukup signifikan," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2016).
Kabarnnya, jumlah uang yang diduga dikirim ke rekening Nur Alam sebesar 4,5 juta dollar AS. Menurut Syarif jumlah tersebut baru sebagian kecil.
"Salah satu angka yang dipakai adalah laporan dari PPATK. Data PPATK itu hanya sebagian dari bukti yang ditemukan KPK," kata Syarif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak