Tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso kembali beradu argumen dengan jaksa penuntut umum saat sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin keempat belas ini baru dimulai, Kamis (25/8/2016). Pihak Jessica mempermasalahkan soal adanya penambahan saksi ahli hukum pidana yang dihadirkan Jaksa.
Tim kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan mempertanyakan independensi dari keterangan ahli hukum pidana Edward Omar Syarif Hiariej dari Universitas Gajah Mada.
Mendengarkan hal tersebut, Jaksa Ardito Muwardi pun memberikan penjelasan alasan pihaknya menambahkan ahli pidana. Menurutnya dalam sidang ini saksi ahli akan menjelaskan keahliannya dalam koridor hukum pidana.
Lantas, Ketua Majelis Hakim Kisworo pun menengahi perdebatan kedua pihak. Hakim Kisworo pun mempersilahkan ahli hukum pidana untuk memaparkan pendapatnya sesuai keahliannya dengan catatan tidak membahas kasus ini.
"Setelah Majelis bermusyawarah, keterangan ahli hukum pidana akan kita dengar pendapatnya, tidak boleh membahas kasus, dan bukan menyangkut kasus dan fakta, hanya sebatas proporsi kealhliannya," kata Ketua Hakim Kisworo dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2016).
Mejelis hakim juga memberikan kesempatan kepada pihak Jessia untuk memberikan keberatannya apabila saksi ahli memberikan kesimpulannya sendiri. Sidang pun akhirnya bisa dilanjutkan. Hakim pun meminta jaksa bisa memeriksa keterangan saksi ahli secara terpisah. Ahli Toksikologi I Made Agus Gel gel pun memberikan keterangan yang pertama.
Berita Terkait
-
Jessica Kaget Jaksa Tambahkan Saksi Ahli di Sidang Hari Ini
-
Jessica Sempat Mendadak Sakit, Hari Ini JPU Hadirkan Ahli Racun
-
Jessica Alasan Sakit, Sidang Pemeriksaan Ahli Toksikologi Diundur
-
Jessica Tak Kuat Dengar Ucapan Jaksa: Kenapa Sih Kejam Sekali
-
Mengapa Jessica Mendadak Sakit di Sidang, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki