Penertiban bangunan liar di sisi rel, di samping apartemen Kalibata City, jalan Rawajati Barat, RT. 09-RW. 04, Kamis (1/9/2016), sudah selesai. Semua bangun sudab ambruk setelah digilas mobil eskavator sejak pukul 08.00 Wib pagi tadi.
Ratusan Satpol PP terlihat sudah meninggalkan lokasi penertiban. Namun, sejumlah warga yang rumahnya dihancurkan, masih terlihat area penertiban, tepatnya di atas trotoar jalan Apartemen Kalibata City.
Para warga ini terlihat sedang mengumpulkan sisa-sisa barang milik mereka yang masih bisa diamankan, seperti kasur, lemari, kulkas dan lain-lain.
Selain membereskan barang-barang, beberapa di antara warga ini terlihat sedang berdiam diri sambil melontarkan kata-kata umpatan yang ditujukan kepada pihak pemerintah kota.
"Itu yang namanya pemimpin peduli sama rakyatnya? Tapi rakyatnya kok dibuat begini? Woy...kalian itu penguasa yang jahat," kata laki-laki yang mengaku bernama Sahmari.
Sahmari mengaku sudah lama bermukin di daerah Rajawati. Saat ini, ia bingung mau tinggal dimana.
"Saya sudah 60 tahun disini. Sekarang saya bingung mau pindah kemana. Katanya disediakan rumah susun di Marunda, tapi bagi saya itu tidak layak. Kuncinya saja nggak ada, bocor sana bocor sini. Kami ini manusia pak," tutur Sahmari.
Berita Terkait
-
Selain Rusun, Ahok Siapkan Kios Untuk Warga Rawajati
-
Ahok Tes Wali Kota Jaksel Tangani Eksekusi Kampung Rawajati
-
Ratna Sarumpaet Marah Warga Luka Parah saat Penggusuran Rawajati
-
Bentrok di Rawajati, Seorang Jatuh Diduga Serangan Jantung
-
Ini Penjelasan Warga Rawajati Tolak Dipindahkan Ahok ke Marunda
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga