Suara.com - Terpidana mati kasus narkoba Mary Jane Veloso menyampaikan permohonan bantuannya kepada presiden Filipina Rodrigo Duterte agar dibebaskan dari penjara Wirogunan, Yogyakarta. Permintaan ini disampaikan lewat pesan yang dititipkan kepada kerabatnya di Filipina.
"Saya tahu Anda berhati baik, dan Anda juga orangtua. Meski saya dari keluarga miskin, saya tidak terlibat perdagangan narkoba (di Indonesia). Meski mereka menjebloskan saya ke bui, saya tidak terima tuduhan ini karena saya tidak bersalah, saya tidak bersalah, saya tidak bersalah," tulis Mary Jane dalam pesannya.
"Sudah sangat lama saya menderita di Indonesia. Saya sering mengalami kesulitan hidup, tapi saya orang yang takut akan Tuhan. Anda satu-satunya harapan saya, hanya Anda yang bisa," lanjut Mary Jane.
"Saya tahu banyak yang mendukung saya, tapi hukum di sini berbeda. Saya butuh keadilan, saya mohon. Meski banyak yang meragukan bahwa saya tak bersalah, tapi Tuhan tidak tidur. Dia melihat yang saya lakukan, dia tahu saya tak bersalah," tutupnya.
Perempuan 31 tahun asal Cabanatuan ini masuk dalam daftar terpidana mati yang dieksekusi April tahun lalu, namun ditunda. (Inquirer.net)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April
-
Jelang Lebaran, Menpan RB Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Tolak Bingkisan Gratifikasi
-
Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
-
Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini
-
DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen, Apakah Ini Menguntungkan?
-
Menaker Yassierli: Perusahaan Wajib Bayar Upah Penuh Karyawan Selama WFA Lebaran 2026
-
Jaksa Ungkap Kemahalan Harga dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook Kemendikbudristek
-
Roy Suryo Cs akan Boyong Bonatua Silalahi Jadi Ahli Meringankan di Kasus Ijazah Jokowi
-
TP PKK Pusat Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bireuen
-
Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu