Suara.com - Badan Narkotika Nasional belum menemukan bukti otentik tentang testimoni terpidana mati narkoba Freddy Budiman yang menyatakan pejabat BNN terlibat dalam peredaran narkoba.
"Kami belum mendapatkan bukti-bukti otentik terkait itu," kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso dalam rapat dengan Komisi III di DPR, Selasa (6/9/2016).
Dia mengakui kesulitan untuk melakukan pengungkapan dari informasi ini.
"Panggil saksi kunci (Freddy) kan tidak mungkin. Rekaman kami sudah dapat tapi harus dibuktikan apa petunjuknya pada seseorang yang disebut, itu perlu kehati-hatian. Kami terus menyeriusi ini," kata dia.
Namun, dia mengaku akan tetap mendalami informasi dan berjanji memberikan hukuman yang berat bila ada anak buahnya yang tersangkut.
"Kami justru ingin buktikan apa benar ada itu. Oknum juga kami tidak tolerir bila terbukti bersalah," tuturnya.
Dia juga membantah tuduhan adanya oknum BNN yang diduga menjual kembali narkoba hasil sitaan. Dugaan itu muncul karena hanya ada satu kasus dari Freddy yang diungkap barang buktinya, yaitu dengan barang bukti 1.412.476 butir pada bulan Mei tahun 2012.
Padahal, kata Budi, barang bukti tersebut telah dihitung dan dihancurkan dengan mesin di pusat rehabilitasi Lido, Bogor, pada tanggal 8 Juni 2012, yang disaksikan oleh stakeholder terkait.
"Sehingga barang bukti itu sangat tidak mungkin beredar di pasaran. Saat itu, Freddy juga belum ditetapkan sebagai tersangka sehingga tidak dihadirkan," ujar dia.
Berita Terkait
-
Gurita Narkoba Dewi Astutik: Edarkan Sabu Lintas Benua, Tembus Brasil dan Ethiopia
-
Asal-usul Gembong Narkoba Dewi Astutik: Dari Penipu Online Hingga Bertemu Godfather Nigeria
-
Dewi Astutik Diringkus Tapi Perang Belum Usai, Membedah Ancaman dan Solusi Perang Narkoba Indonesia!
-
Siapa Pria Misterius di Samping Ratu Narkoba Dewi Astutik Saat Digerebek di Kamboja?
-
Tampang Dewi Astutik, Buron Elite Narkoba Rp5 T, Terkulai di Kamboja Usai Sering Ganti Penampilan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Tok! Laras Faizati Divonis 6 Bulan Penjara Kasus Penghasutan, Tapi Hakim Perintahkan Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun
-
Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?