Suara.com - Pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Richard Mainaky memastikan pasangan atlet andalannya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau akrab disapa Owi/Butet akan mengikuti Asian Games 2018.
"Pasangan Owi/Butet akan berlanjut hingga Asian Games nanti. Selama saya melihat atlet masih mampu bermain, saya akan lanjutkan," kata Richard di sela-sela penyerahan bonus PBSI kepada Tim Bulu Tangkis Olimpiade 2016 di Jakarta, Kamis (15/9/2016).
Meskipun memastikan keikutsertaan Owi/Butet dalam Asian Games 2018, Richard mengatakan pasangan atlet itu mungkin dipasangkan dengan atlet-atlet muda lain dalam pertandingan sela menuju Asian Games.
"Saya akan memastikan satu pasangan lain untuk Asian Games karena setiap negara punya jatah mengirim dua pasangan atlet ganda," kata Richard.
Richard mengaku optimistis dapat meyakinkan Butet untuk tetap bermain hingga Asian Games 2018 karena telah mengetahui seluk-beluk kondisi psikologis atlet asuhannya itu.
Namun, Richard belum dapat memastikan keikutsertaan pasangan lapis kedua pada sektor ganda campuran, yakni Praveen Jordan/Debby Susanto, menyusul rencana pernikahan Debby pada akhir 2017.
"Saya menilai pasangan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti bermain konsisten. Pasangan lain yaitu Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili dan Ricky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja masih mungkin bongkar pasangan," kata Richard.
Butet mengaku terkejut dengan pernyataan pelatihnya Richard tentang rencana untuk mengikutsertakan dalam Asian Games 2018.
"Kak Richard belum membahas hal itu secara serius. Tapi, saya juga harus meyakinkan diri sendiri untuk mengikutinya," kata Butet.
Butet mengaku kondisi badannya cenderung menurun setelah lama tidak berlatih sejak meraih medali emas Olimpiade Rio 2016.
"Saya beberapa hari ini banyak libur latihan karena ada beberapa acara yang harus saya ikuti," kata Butet. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
-
Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara
-
Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?