Suara.com - Bakal calon gubernur Jakarta dari Partai Gerindra Sandiaga Uno mengakui prestasi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama memimpin Ibu Kota. Dibawah kepemimpinan Ahok, arah pembangunan Jakarta memiliki arah yang tepat.
"Kita bicara yang jujur saja, kalau yang baik kita bicarakan baik. Pembangunan sudah ada dalam arah yang tepat, sudah ada dalam jalur yang tepat. Kita tidak boleh menjelek-jelekkan calon lain, hanya karena kita calon gubernur juga," kata Sandiaga dalam diskusi di Graha Oikumene, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2016).
Penilaian Sandiaga juga didasarkan pada hasil survei yang menyebutkan sebanyak 58,9 persen masyarakat Jakarta menilai pembangunan menuju arah yang tepat selama Ahok memimpin. Sebanyak 52,1 persen masyarakat menilai pembangunan perlu ditingkatkan lagi agar Jakarta semakin maju.
"Secara umum, sebagian masyarakat sudah cukup setuju dengan arah pembangunan DKI Jakarta sekarang ini, namun ada kekecewaan mengenai performa pemerintah daerah dan harapan bahwa kinerja bisa lebih diperbaiki lagi, terutama sektor-sektor penunjang kesejahteraan masyarakat," kata Sandiaga.
Sandiaga kemudian menyebutkan contoh prestasi Ahok. Menurut dia penanganan masalah banjir merupakan bukti yang mencolok. Sandiaga kembali merujuk hasil survei yang menyebutkan sebesar 14,2 persen masyarakat Jakarta puas dengan kinerja Ahok.
"Kebijakan yang bersifat infrastruktur paling dianggap memuaskan, dibawah penanganan banjir ada pembangunan jalan, 12,8 persen, lalu kebersihan kota, 8,2 persen," katanya.
Kesuksesan menangani masalah banjir, menurut Sandiaga, turut mengubah cara pandang masyarakat. Saat ini, mayoritas masyarakat menyadari penyebab banjir adalah ulah masyarakat sendiri.
"Dulu kalau ada banjir, gubernur jadi sasaran, ada meme dan tulisan-tulisan, sekarang ini kalau ada banjir, masyarakat katakan ini masalah kita semua, saya kira ini bagus," kata Sandiaga.
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
RICMA Camp 2026 Hadirkan Inspiring Talk untuk Membentuk Pemimpin Amanah
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan