Suara.com - Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni dinilai sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ideal untuk maju dalam pilkada Jakarta periode 2017-2022 oleh keempat partai yang mengusung mereka, yakni PPP, PAN, PKB, dan Partai Demokrat.
"Dua orang ini adalah pasangan ideal, kombinasi seorang (prajurit) militer dipadu birokrat berpengalaman," ujar Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy kepada wartawan di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jumat pagi.
Sebagai lulusan terbaik Akademi Militer angkatan 2000 dan memperoleh penghargaan Adhi Makayasa, Agus merupakan sosok muda yang memiliki integritas dan kedisiplinan tinggi.
Peraih tiga gelar master dari tiga universitas terkemuka yakni Nanyang Technological University (Singapura), Harvard University dan Webster University (Amerika Serikat) itu juga dipandang sebagai intelektual yang selama karirnya sebagai TNI, sering mendapatkan penugasan di dalam maupun luar negeri.
"Ini adalah modal dasar yang baik (bagi Agus) dengan pribadinya yang santun, ucapan-ucapan yang terukur, serta memiliki visi yang dibutuhkan warga Jakarta," kata Romi.
Sementara Sylviana Murni dinilai sebagai birokrat tangguh, akademisi, serta aktivis organisasi, dan memiliki kemampuan birokrasi mumpuni.
Perempuan kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1958 itu tercatat pernah menduduki beberapa jabatan strategis di DKI Jakarta antara lain Kepala Biro Bina Sosial DKI (1999-2001), Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI (2001-2004), Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI (2004-2008),
Walikota Jakarta Pusat (2008-2013), hingga jabatan terakhirnya kini sebagai Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata.
Pasangan Agus-Sylviana dianggap mampu merepresentasikan warga Jakarta yang 30 persen merupakan etnis Jawa dan 24 persen adalah etnis Betawi.
"Mas Agus (orang) Jawa dan bu Sylvi adalai Betawi. Ini juga merupakan kombinasi ideal dari kacamata gender karena laki-laki dan perempuan yang Insya Allah merupakan satu-satunya di antara pasangan yang ada," ujar Romi.
Koalisi empat partai yang disebut sebagai Koalisi Cikeas mengaku optimistis bahwa Agus dan Sylviana mampu memberikan harapan baru kepada warga Jakarta.
"Soal pengalaman tidak pernah ada yang bisa dinilai dari orang baru karena memang belum pernah menduduki jabatan dalam birokrasi. Tetapi seseorang baru yang bisa dikelola adalah harapan, dan harapan Jakarta untuk rakyat itulah yang akan kami berikan kepada warga Ibu Kota," kata Romi.
Pasangan Agus dan Sylviana direncanakan akan mendaftarkan diri ke KPUD DKI Jakarta pada malam nanti pukul 19.00 WIB setelah menyelesaikan berbagai syarat administrasi.
Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini berpangkat Mayor Infanteri TNI dan Sylviana yang hingga kini masih berstatus pejabat Pemerintah Provinsi DKI, dipastikan akan mengundurkan diri dari institusinya masing-masing sebelum mendaftar sebagai cagub dan cawagub DKI Jakarta.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan