Suara.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin kembali di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2016). Namun, agenda sidang pemeriksaan terdakwa Jessica Kumala Wongso hingga kini belum juga di mulai.
Masyarakat pun telah memenuhi bangku pengunjung ruang sidang Koesoema Atmadja I Pengadilan Negeri Jakarta Pusat guna menyaksikan babak baru yakni keterangan yang disampaikan Jessica selaku terdakwa.
Menanti sidang dimulai, tiba-tiba bunyi alarm di salah satu bangku pengunjung sidang pun menjadi perhatian. Beberapa kali alarm tersebut berbunyi tetapi tidak tahu siapa yang mengaktitifkannya
"Alarm siapa sih itu bunyi, ganggu banget," celetuk salah satu pengunjung sidang.
Macam-macam ekspresi yang ditunjukkan pengunjung sidang mulai dari yang berkelakar hingga ada yang merasa risih dengan suara alarm tersebut. Sita, salah satu pengunjung sidang pun meminta pihak kepolisian yang berjaga di dalam ruang sidang untuk mencari bunyi alarm tersebut.
"Pak tolong dicari itu bunyi alarm ponsel, sebelum majelia hakim masuk ke ruang sidang," kata Sita kepada salah satu aparat kepolisian.
Meski belum dapat ditemui siapa yang menyalakan alarm tersebut ruang sidang. Selang beberapa menit kemudian, alarm yang berasal dari ponsel salah satu pengunjung tiba-tiba tak kembali berbunyi.
Hingga kini, sidang ke-26 yang beragendakan pemeriksaan Jessica sebagai terdakwa yang dijadwalkan pada pukul 09.00 WIB belum juga dimulai. Majelis Hakim pun belum terlihat berada di ruang sidang. Sementara, tim kuasa hukum Jessica dan jaksa penuntut umum sudah bersiap di tempat duduknya masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI