Suara.com - Topan Matthew yang mengguncang Florida, Amerika Serikat, menyisakan banjir dan kerusakan di sebagian besar kawasan pesisir timur negara bagian tersebut. Banyak kota-kota yang ditinggalkan penghuninya mengungsi, sehingga terasa seperti kota hantu.
Meski makin melemah, kekuatan Topan Matthew masih mampu memporakporandakan Kota Jacksonville dengan kecepatan angin maksimal 175 kilometer per jam. Topan mengakibatkan pepohonan tercerabut hingga akarnya dan mengakibatkan jutaan warga Florida hidup tanpa pasokan listrik.
Jalanan di kota tepi pantai St. Augustine yang biasanya menawarkan pemandangan indah, kini terlihat berantakan. Jalanan digenangi air, sementara pohon tumbang terlihat di sana-sini. Toko-toko menutup usahanya. Kota sepi, terlihat seperti kota mati.
Air laut juga membanjiri jalanan. Sungai St. Johns River yang mengalir di kota tersebut juga meluap, merendam sejumlah galangan kapal dan marina.
Meski sebagian besar warga sudah mengungsi, masih saja ada yang memilih bertahan. Seperti dua pasangan suami istri yang mendatangi Atlantic Beach di Jacksonville untuk melihat perahu tetangga mereka.
“Kami tidak apa-apa. Saya senang berada di sini,” kata Craig Fairbairn kepada AFP. “Saya sudah tinggal di sini hampir sepanjang hidup saya,” lanjutnya.
Topan Matthew menelan 400 korban jiwa di Haiti. Meski melemah, topan tersebut bergerak menuju Amerika Serikat. Matthew menewaskan tiga orang di AS. (AFP)
Tag
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI