Suara.com - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Kuba untuk Indonesia Nirsia Castro Guevara menyatakan, blokade yang diberlakukan oleh Amerika Serikat atas Kuba masih berlangsung, kecuali untuk telekomunikasi.
Dalam sebuah pernyataan, Dubes mengatakan bahwa AS masih melarang ekspor produk dan peralatan ke Kuba dan menutup ekspor produk dan jasa Kuba ke AS.
"Kuba tidak dapat memiliki hubungan perbankan langsung dengan AS atau menerima investasi AS di sektor ekonomi lainnya, kecuali dalam hal telekomunikasi," kata Duta Besar Nirsia, Senin (17/10/2016).
Menurut dia, ada peningkatan kunjungan resmi oleh kedua belah pihak, termasuk yang dilakukan oleh Presiden Barack Obama ke Havana pada Maret 2016. Juga beberapa pertemuan teknis guna membahas kepentingan umum dan instrumen bilateral yang ditandatangani dalam rangka memperluas kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara.
Kerja sama teknis, menurutnya, termasuk perlindungan lingkungan, hidrografi, dan penegakan hukum yang di antaranya mencakup perlawanan terhadap perdagangan manusia dan narkoba serta penipuan migrasi.
"Meskipun langkah-langkah tersebut telah diambil, sanksi ekonomi, perdagangan, dan keuangan terhadap Kuba tetap berjalan, termasuk peraturan dan kebijakan yang mendukung pelaksanaan sangsi tersebut," kata Duta Besar Nirsia.
Kuba dilarang membuka rekening dan melakukan koresponden di bank-bank AS atau pembayaran tunai dalam dolar AS di negara-negara pihak ketiga, kata Dubes Kuba. Blokade AS merupakan hambatan terbesar dalam mengembangkan potensi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Kuba, serta menghalangi kemajuan ekonomi, perdagangan dan hubungan keuangan Kuba dengan AS dan seluruh dunia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran