Suara.com - Gempa bumi yang berpusat di Subang, Jawa Barat, berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) yang terjadi sekitar pukul 07:25 WIB Rabu, (19/10/2016) terasa hingga Sukabumi.
"Saat getaran gempa saya sedang berada di pasar, walaupun tidak lama tetapi getarannya cukup terasa oleh saya dan beberapa pedagang lainnya yang sedang melayani konsumen," kata salah seorang warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Suhendi di Sukabumi, seperti dilaporkan Antara.
Tidak hanya di wilayah Kabupaten Sukabumi, gempa Subang tersebut juga dirasakan oleh warga Kota Sukabumi, seperti warga Kampung Benteng Kidul, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Dina Nurlela mengatakan saat gempa terjadi ia tengah mengasuh anaknya di dalam rumah.
"Walaupun hanya sebentar saya sempat terkejut dan langsung keluar rumah khawatir ada gempa susulan yang kekuatannya lebih besar," katanya.
Sementara, Humas PMI Kabupaten Sukabumi, Atep Maulana mengatakan pihaknya langsung bersiaga pascagempa yang berpusat di Subang. Pihaknya khawatir dampak dari gempa bisa menyebabkan kerusakan di Kabupaten Sukabumi.
"Kami belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan akibat dampak dari gempa itu, namun petugas sudah saya siagakan antisipasi Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya bmkg.go.id menyebutkan gempa yang berpusat di Subang itu terjadi pada pukul 07:25 WIB, titik magnitudo berlokasi di timur laut Subang dengan kedalaman epicentrum gempa 654 km. Gempa ini tidak berpotensi tsunami." katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum