Suara.com - Pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat resmi membuka penggalangan dana di Pemilihan Kepala Daerah DkI Jakarta 2017. Program ini mereka namakan Kampanye Rakyat.
"Saya kira ini pertama kali dalam sejarah perpolitikan kita, kita berani membuka penggalangan dana," ujar Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang, nomor 25 dan 27 , Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016).
Ahok telah berpesan kepada seluruh relawan tidak boleh meminta dana atau proposal kepada siapa pun termasuk ke pengusaha tanpa seizin Tim Pemenangan.
"Jadi relawan yang mau buat penggalangan dana silakan, yang mau buat acara makan-makan silakan, semua uang harus masuk ke rekening kampanye resmi," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini merenangakan, ada tiga pilihan bagi masyarakat Jakarta yang ingin melakukan donasi. Pertama dengan cara credit card, internet atau mobile banking, transfer atm dan tunai.
"Saya kira ini pertama kali dalam sejarah kita, orang berani nyumbang dan identitasnya jelas. Kalau ini berhasil, saya harap di pilkada serentak 2018 bisa banyak orang mencontoh sumbangan dana seperti ini dan transparan," kata Ahok.
"Kedepan saya harap ada Ahok-ahok baru yang mau bekerja yang punya hati mau melayani publik bisa didukung masyarakat," kata Ahok.
Lebih jauh, dari donasi ini pasangan Ahok-Djarot menargetkan mendapatkan uang Rp50-80 miliar. Uang tersebut nanatinya bisa digunakan untuk keperluan kampanye, termasuk membeli karangan bunga bagi warga yang ingin menikah dan mengundang Ahok atau Djarot.
"Toh nanti kalau ada lebih nanti dikemablikan pada negara. Ini hanya untuk latihan orang untuk mengumpulkan. Kalau ada yang nyumbang Rp1 juta, ada 50 ribu orang udah Rp50 miliar. Dan ini seluruh Indonesia boleh nyubang," ucap Ahok.
Berikut cara donasi kampanye rakyat pasangan Ahok-Djarot di Pilkada Jakarta 2017. Donasi ini akan dibuka sampai Desember 2016.
Donasi secara online dengan menggunakan credit card
Pertama kunjungi ahokdjarot.id lalu klik "donasi", pilih "perseorangan" kemudian "online" dan pilih "kartu kredit", masukan informasi kartu kredit anda, tunggu konfirmasi melalui SMS dan email berisi formulir pdf, download, print dan tandatangani formulir tersebut dan terakhir, antar atau kirimkan formulir beserta fotokopi NPWP dan KTP anda ke alamat, Jalan Lembang, nomor 25, Menteng, Jakarta Pusat.
Internet atau mobile banking atau transfer di ATM
Pertama kunjungi ahokdjarot.id lalu klik "donasi", pilih "perseorangan" kemudian "online" dan pilih "mobile banking", "transfer" atau "ATM", catat nomor rekening virtual yang muncul di layar anda, tunggu konfirmasi melalui SMS dan email berisi formulir pdf, download, print dan tandatangani formulir tersebut dan terakhir, antar atau kirimkan formulir beserta fotokopi NPWP dan KTP anda ke alamat, Jalan Lembang, nomor 25, Menteng, Jakarta Pusat.
Tunai
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan