Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan kampanye di Jalan Keamanan Dalam, Kelurahan Keagungan RT 07 RW 08, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (3/11/2016). Ia diterima di depan rumah salahsatu warga di kampung tersebut.
Usai beramah tamah di salah satu gang, Anies kemudian berjalan kaki ke gang lainnya untuk menyapa warga.
Di muka gang berikutnya, tampak sebuah spanduk berukuran besar milik pasangan calon gubernur nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Selain itu, di sejumlah pintu rumah warga juga tertempel stiker milik Agus-Sylviana.
Menurut warga bernama Ratna Ningsih (42), warga setempet tidak mengetahui siapa yang memasang stiker-stiker tersebut. Ia juga mengakui, sementara ini baru Anies yang turun ke kampung itu.
"Kita juga nggak tahu ini siapa yang tempel stiker. Tiba-tiba saja ada. Kalau orangnya sih belum ke sini, baru Pak Anies doang yang ke sini," kata Ratna.
Sementara itu, Ratna juga mengaku di kampungnya nama Anies dan Agus seringkali menjadi perbincangan warga.
"Pokoknya jangan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) mah orang sini. Saya sih terus terang saja, antara Agus dan Pak Anies. Yang penting jangan Ahok. Biar nggak ada gusur-gusur lagi," ujar Ratna.
Beda halnya dengan Mila (47). Ia mengaku sudah memastikan akan memilih Anies-Sandiaga. Ia punya pertimbangan tersendiri dalam menentukan pilihan.
"Saya pilih pak Anies. Saya senang dari dia jadi Menteri Pendidikan. Saya sedih waktu dia diganti. Saya senang cara dia atur kurikulum sekolah yang dikembalikan ke kurikulum 2007," ujar Mila.
Mila juga mengomentari sosok Agus. Katanya, putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu masih terlalu muda dan belum cukup pengalaman untuk jadi seorang gubernur.
"Di sini Anies rata-rata. Kalau Agus masih muda ya," kata Mila.
Tag
Berita Terkait
-
Ibu-ibu Ribut Rebutan Nasi Kotak Saat Anies Sampaikan Visi Misi
-
Ahok Diusir, Sandi: Tak Suka, Jangan Mencaci, Cukup Jangan Pilih
-
Anies dan Agus Saingan di Kampung Ini, Ahok Mungkin Lewat
-
Sering Diperas Oknum, Ibu Ini Tak Kesampaian Ngadu ke Sandiaga
-
Mengharukan, Sandiaga Diajak Temui Anak yang Tak Bisa Jalan Kaki
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan