Suara.com - Setelah adzan Isya, massa dari sejumlah organisasi kembali melempar berbagai benda keras ke arah pasukan polisi dan tentara yang menjaga Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Sambil berteriak takbir, mereka berusaha mendekati aparat keamanan. Belum diketahui siapa yang memicu kekacauan ini.
Melihat reaksi massa yang mulai panas lagi, polisi terpaksa menembakkan gas air mata ke arah demonstran.
Untuk mencairkan konsentrasi massa, petugas keamanan juga mengoperasikan water cannon.
Terkena asap gas air mata dan semprotan air dari armada water cannon, massa terlihat kocar-kacir.
Tetapi, mereka tidak mau mundur. Massa terlihat tetap beruaha merapatkan barisan.
Meskipun demonstrasi ormas Islam di depan Istana Merdeka sudah melewati batas yaitu jam 18.00 WIB, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan tidak mau memaksa membubarkan mereka.
"Kita tungguin kita sama-sama duduk di sini," kata Iriawan di Silang Monas.
Kapolda menekankan demonstrasi ormas Islam harus ditangani secara persuasif.
"Saya tidak bubarkan saya akan menginap dengan mereka. Nggak usah dipaksa. Mau tidur sama saya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Diserang Isu SARA, RK Janji Bikin Program ke Vatikan dan Yerusalem, Apa Alasannya?
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Ganjar Pranowo ke Pendukungnya: Haram Hukumnya Bawa Isu SARA!
-
Bukan Pesta Demokrasi: Penyakit-penyakit Musim Pemilu yang Akan Menjangkit
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association