Aksi masa demonstrasi di di Jalan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (5/11/2016) dini hari berakhir dengan kericuhan. Sebagian massa bahkan sampai melakukan penjarahan di sebuah toko hingga pengerusakan motor. Polisi kini telah berhasil mengamankan sebanyak 15 orang terkait kericuhan tersebut.
"Ada 15 orang masih menjalani pemeriksaan kita tunggu ya 1 x 24 jam, untuk statusnya nanti," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, di Gedung Humas, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2016).
Boy menambahkan aksi masa yang melakukan kericuhan di Penjaringan tersebut bukan dari para masa aksi yang berdemo di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
"Ini, murni ya kriminal. Mereka memanfaatkan situasi (demo istana)," ujar Boy.
Mantan Kapolda Banten tersebut mengatakan aksi masa di Penjaringan dilakukan oleh warga dari Luar Batang .
"Mereka bukan warga sekitar yang menganggu para masyarakat yang sedang beraktifitas,"ujar Boy.
Selanjutnya mereka juga melakukan perusakan sejumlah kendaraan yang melintas. Akhirnya polisi berhasil mengamankan situasi walaupun sempat terjadi bentrokan dengan aparat kepolisian.
"Mereka lakukan pengerusakan motor dan penjarahan dimana ada minimarket mereka bukan bagian dari pengunjuk rasa," ujar Boy.
Selanjutnya warga sempat melempari batu saat petugas polisi bersama TNI meredam aksi warga yang membuat kerusuhan di Penjaringan.
"Satuan kita polri dan TNI berhasil meredam, walau aksi sangat mengganggu, mereka berusaha rusak yang ada di sekitar mereka," kata Boy
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban