Suara.com - Ketua DPR Ade Komarudin berharap kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntaskan sehingga tak memicu aksi massa lagi. Hal ini menyusul isu demonstrasi pada Jumat (25/4/2016) yang merupakan kelanjutan demo 4 November.
"Kalau pengadilan Pak Ahok sesuai komitmen berjalan dengan adil dapat memuaskan rasa keadilan masyarakat saya yakin itu tidak ada masalah apapun. Mereka itu murni memperjuangkan itu," kata Ade di DPR, Rabu (9/11/2016).
Politikus Golkar juga meminta elit politik untuk menahan diri jika benar 25 November akan berlangsung demonstrasi lagi.
"DPR punya empat fungsi di sini, fungsi legislasi, anggaran, pengawasan diplomasi, jadi semua aspirasi rakyat bisa diperjuangkan di DPR ini. Kecuali kalau lembaga Parlemen ini tidak bisa lagi memperjuangkan boleh kita aksi jalanan," katanya.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah mendengar isu akan ada demo susulan.
Isu tersebut, sekarang juga menjadi perbincangan di media sosial. Poster-poster untuk ajakan demonstrasi 25 November menjadi viral di media sosial.
Polisi sekarang sedang bekerja. Ahok telah diperiksa dua kali. Sekitar 27 saksi dan saksi ahli juga telah diperiksa.
Dalam waktu dekat, polisi akan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus tersebut masuk delik pidana atau tidak.
Ucapan Ahok, apakah menistakan agama atau tidak, masih menjadi perdebatan.
Di tengah kentalnya nuansa politik, kasus Ahok telah menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Joko Widodo bahkan menginstruksikan Polri untuk menanganinya dengan tegas dan cepat.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun