Dari situlah, sekitar tahun 2010 dia mulai bergelut dengan dunia tanaman liar, menjelajah hutan-hutan demi menemukan tanaman-tanaman yang berpotensi menjadi tanaman pangan namun belum diketahui.
"Jadi sebenarnya kalau dipikir ada lebih banyak makanan tetapi mengapa banyak orang yang kelaparan. Dari situ saya mulai mengidentifikasi tanaman-tanaman yang bisa dimakan. Sebenarnya tanaman-tanaman ini yang bagi sebagian orang tidak bernilai ekonomi, adalah tanaman-tanaman yang bisa disebut superfoods," ujar Hayu.
"Karena nutrisinya lebih tinggi, tidak terpapar pestisida atau bahan kimia lainnya. Bisa didapatkan di mana saja dengan harga yang murah. Atau bahkan gratis," kata dia.
Saat ini Hayu telah mengidentifikasi sekitar 300 jenis tanaman liar yang berpotensi menjadi tanaman pangan masyarakat. Tanaman-tanaman ini, kata dia, kandungan gizinya tak kalah dari tanaman yang telah dibudidaya petani.
"Untuk melestarikan tanaman liar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan memerangi kekurangan gizi dengan cara yang masuk akal,” kata dia.
Usaha Hayu memperkenalkan krokot pada warga desa salah satunya Galengdowo berbuah hasil. Masyarakat perlahan memanfaatkan tanaman itu bahkan sebagian dari mereka ikut serta mengindentifikasi tanaman-tanaman liar lain.
Pada 2012 lalu, Hayu sempat diganjar penghargaan yang diprakarsai sebuah perusahaan bidang otomotif dan berbagai bidang lainnya atas upayanya memberdayakan gizi dari tanaman liar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam
-
Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing
-
Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza
-
Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun
-
Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai
-
Kado May Day untuk Ojol! Dasco: Potongan Aplikator Bakal Dipangkas Jadi 8 Persen
-
Buruh Desak DPR Bahas UU Ketenagakerjaan Baru: Soroti Upah Tak Setara hingga PHK Sepihak
-
15 Tahun Jadi Buruh Pabrik Sandal, Maya Menangis di May Day: Sakit Bayar Sendiri, Tak Ada BPJS
-
Dilema Skincare dan Sembako: Jeritan Buruh Perempuan Cirebon Tagih Kesejahteraan di Ibu Kota
-
Dasco Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Alih Perusahaan yang Kesulitan untuk Cegah PHK