News /
Jum'at, 11 November 2016 | 07:05 WIB
Sergio Perez, pembalap Meksiko di F1 yang membela tim Force India [AFP/Oshifumi Kitamura].

Suara.com - Pembalap Formula Satu, Sergio Perez, mencampakkan salah satu sponsornya, Hawkers, setelah produsen kacamata hitam asal Amerika Serikat itu menulis kicauan di Twitter yang menghina warga Meksiko setelah Donald Trump dipastikan memenangkan pemilihan presiden AS pekan ini.

Trump dalam beberapa kesempatan maupun dalam kampanyenya berjanji akan memerintahkan pemerintah Meksiko membangun tembok di perbatasan dengan AS untuk mencegah para imigran masuk ke AS. Trump juga menyebut orang-orang Meksiko sebagai sumber kejahatan di AS.

"Warga Meksiko, kenakanlah kacamata hitam ini agar mata kalian tidak sakit ketika membangun tembok ini esok," bunyi kicauan Hawkers tersebut.

Menanggapi hinaan itu, Perez yang membalap dari tim Force India itu menyatakan bahwa hubungannya dengan Hawkers berakhir. Padahal Hawkers baru mulai menyeponsori Perez sebulan lalu.

"Saya tak akan membiarkan siapa pun menghina negara saya," tulis Perez dalam akun Twitter-nya.

Berbicara kepada wartawan di Brasil, jelang balapan F1 di Interlagos, Perez kembali menegaskan keputusannya itu.

"Saya memutuskan untuk berpisah dengan mereka. Menurut saya komentar itu sangat tidak pantas," kata dia, "Menurut saya kicauan itu tidak lucu sama sekali. Kami sedang dalam proses untuk memutuskan hubungan."

Hawkers Mexico, yang telah mulai memproduksi 20.000 kacamata khusus edisi Sergio Perez, belakangan meminta maaf atas kesalahannya itu.

"Kami membuat kesalahan fatal... ini tidak akan terjadi lagi," bunyi pernyataan Hawkers. (Reuters)

Load More