Suara.com - Pebalap veteran MotoGP, Valentino Rossi, kembali mengungkapkan kegamangannya menghadapi seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (13/11/2016).
Masalahnya bukan karena itu menjadi balapan terakhir di musim ini, apalagi dikaitkan dengan balapan pamungkas bersama rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo.
Penyebab utamanya, karena Sirkuit Ricardo Tormo jadi salah satu trek yang sulit 'dijinakkan' Rossi dalam beberapa musim terakhir, walau pernah dua kali memenanginya.
Tapi, itu pun Rossi menang di Valencia sudah sangat lama, yakni tahun 2003 dan 2004. Untuk itu, pebalap berusia 37 tahun ini enggan mematok target tinggi-tinggi pada balapan akhir pekan nanti.
"Valencia jadi salah satu sirkuit yang paling menyulitkan buat saya," kata Rossi. "Kami harus bekerja dengan baik, berkonsentrasi penuh, dan berharap cuacanya baik (saat balapan). Seperti biasa, kami akan tetap mencoba balapan dengan baik dan berjuang meraih podium."
"Saya ingin mencobanya, karena di paruh kedua musim sebenarnya tidak terlalu buruk dan saya banyak mendapat hasil yang baik. Hanya saja sayangnya saya belum bisa memenangkan balapan itu," sambung juara dunia sembilan kali ini. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat