News /
Jum'at, 11 November 2016 | 14:10 WIB
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, saat berada di paddock timnya pada sesi latihan bebas pertama, Jumat (15/7/2016) [AFP/Robert Michael]

Suara.com - Pebalap veteran MotoGP, Valentino Rossi, kembali mengungkapkan kegamangannya menghadapi seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (13/11/2016).

Masalahnya bukan karena itu menjadi balapan terakhir di musim ini, apalagi dikaitkan dengan balapan pamungkas bersama rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo.

Penyebab utamanya, karena Sirkuit Ricardo Tormo jadi salah satu trek yang sulit 'dijinakkan' Rossi dalam beberapa musim terakhir, walau pernah dua kali memenanginya.

Tapi, itu pun Rossi menang di Valencia sudah sangat lama, yakni tahun 2003 dan 2004. Untuk itu, pebalap berusia 37 tahun ini enggan mematok target tinggi-tinggi pada balapan akhir pekan nanti.

"Valencia jadi salah satu sirkuit yang paling menyulitkan buat saya," kata Rossi. "Kami harus bekerja dengan baik, berkonsentrasi penuh, dan berharap cuacanya baik (saat balapan). Seperti biasa, kami akan tetap mencoba balapan dengan baik dan berjuang meraih podium."

"Saya ingin mencobanya, karena di paruh kedua musim sebenarnya tidak terlalu buruk dan saya banyak mendapat hasil yang baik. Hanya saja sayangnya saya belum bisa memenangkan balapan itu," sambung juara dunia sembilan kali ini. (Crash)

Load More