Suara.com - Anggota Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan pungutan liar di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, yang melibatkan pejabat Bea Cukai berinisial JH.
Dirpideksus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Agung Setya membeberkan peran JH dalam kasus itu ialah mengurus dokumen-dokumen kepabeanan. JH, kata Agung, memanfaatkan proses verifikasi dokumen ke pelabuhan untuk minta imbalan kepada pemilik barang.
"Nah di situ akan dilakukan verifikasi (oleh JH). Ketika barangnya sudah sampai di pelabuhan, dokumen akan diverifikasi kembali. Proses verifikasi dokumen inilah yang jadi peluang untuk orang-orang mengurus dokumen dengan meminta imbalan pada pemilik barang atau importir," kata Agung di Bareskrim, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2016).
Agung mengatakan telah terjadi penyelewengan pembayaran pajak.
"Kalau pemilik barang yang ngurus, barang yang diterima dari luar negeri akan dapat ditelusuri kewajiban-kewajiban pajaknya," katanya.
Inspektur Bidang Investigasi Kementerian Keuangan M. Rahman Ritza mengatakan akan berkoordinasi dengan polisi terkait untuk membongkar kasus sampai ke akar-akarnya.
"Bisa tangkap oknum dan tingkatkan penerimaan. Kita akan lihat riwayat importir-importirnya dan akan kita tindak lanjuti kewajiban perpajakannya," kata Rahman.
Direktur Kepatuhan Internal Ditjen Bea Cukai Hendra Prasmono mengatakan tidak akan segan-segan memecat JH jika terbukti bersalah.
"Kami akan tindak tegas terhadap praktik pungli ini. Tindak lanjutnya kami akan melakukan pendalaman. Jika memang hasilnya terbukti bersalah, kita akan lakukan pemecatan," kata Hendra.
Berita Terkait
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas
-
Pramono Anung Peringatkan Keras Lurah dan Camat: Tak Ada Toleransi untuk Pungli!
-
Pungli di Sekolah Negeri: Gejala Sistemik yang Tak Boleh Dianggap Normal
-
Usai Viral! Pria yang Tuding Pinjam Mobil ke TNI untuk Bencana Dipatok Rp2 Juta Akhirnya Minta Maaf
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'
-
4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!
-
DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin
-
Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat
-
Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!
-
Belanja Skincare di Watsons Pakai BRImo Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya
-
5 Contoh Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Formal untuk Berbagai Acara
-
Industri Manufaktur Tumbuh Lebih Kencang dari Ekonomi, Tapi Ledakan Impor Jadi Alarm Pemerintah
-
BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool
-
Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun