Suara.com - Calon petahana Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa kali mendapat penolakan dari warga Jakarta saat melakukan blusukan dan kampanye, salah satunya di Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Saat berdialog dengan warga di Rumah Lembang, seorang warga bernama Simon Hendra Siregar berani menjamin tak akan ada warga yang melakukan penolakan jika calon gubernur Jakarta petahana melakukan kampanye di kawasan tersebut.
"Kalau di Rawa Belong bapak dihalangi, di Kali Deres kita buka pintu selebar-lebarnya untuk bapak. Kapan Bapak ke Kali Deres?" ucap Simon di Rumah Lembang, Jalan Lembang, nomor 27, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016).
Menanggapi hal tersebut, Ahok tak langsung mengiyakan akan kampanye di kawasan Kali Deres, Jakarta Barat. Dia hanya menerangkan penolakan yang terjadi di Rawa Belong dan Kedoya Utara, Jakarta Barat dilakukan bukan dari warga setempat.
"Pengalaman kami, mereka datang, beberapa menit setelah kami datang," jawab Ahok.
Walaupun beberapa kali mendapat penolakan dari sejumlah warga saat blusukan, mantan Bupati Belitung Timur ini memastikan tetap melakukan blusukan ke kampung-kampung untuk melihat kondisi di sekitar sekaligus menyampaikan visi dan misi sebagai calon petahana di Pilakada Jakarta 2017.
"Hampir semua mereka yang menolak, (warga) aslinya 'tidak kenal kok', ini menarik, besok kita akan tes di Cakung," kata Ahok.
Lebih jauh, tim pemenangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat juga akan memetakan mana warga asli dan bukan. Menurut Ahok, penolakan yang selama ini dilakukan bukan dari warga setempat.
"Orang kampung tidak merasa menolak kok," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno