Suara.com - Arab Saudi menyatakan bahwa pihaknya tidak takut melakukan investasi di Amerika Serikat. Bahkan, membantah setiap tujuan untuk mengakhiri pematokan dolar. Hal tersebut diinformasikan pada situs berita daring Al Eqtisadiya, Senin (14/11/2016) waktu setempat.
Gubernur Badan Moneter Arab Saudi (SAMA), Ahmed Al Khalifi mengatakan kepada portal berita bahwa Presiden AS terpilih Donald Trump, atau UU JASTA (Undang-undang Keadilan Melawan Pendukung Tindak Terorisme) tidak akan mempengaruhi keputusan investasi Saudi di Amerika.
Pernyataan gubernur SAMA datang untuk mengakhiri spekulasi tentang rencana Arab Saudi akan mengubah kebijakan investasinya di AS, setelah kemenangan presiden Trump. Trump telah membuat komentar memusuhi berbagai negara, termasuk Arab Saudi, serta disahkannya UU JASTA memungkinkan korban serangan 11 September untuk menuntut Arab Saudi.
Pengumuman ini dibuat saat negara ini mengambil langkah besar untuk melakukan diversifikasi ekonomi, dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap pendapat minyak, menyusul penurunan tajam harga minyak di pasar internasional. [Xinhua]
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito
-
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
-
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan
-
MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah
-
Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun
-
Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini
-
Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela