Suara.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, setidaknya memiliki 23 program unggulan jika kelak terpilih di pilkada periode 2017-2022. Salah satunya, membangun stadion olahraga.
Anies mengatakan jika terpilih menjadi gubernur, dia akan menyelenggarakan festival olahraga dan kesenian Jakarta sepanjang tahun. Hal ini untuk mengembangkan pembinaan olahraga dan kesenian berbasis komunitas di Jakarta.
"Guna mendukung janji kerja tersebut kami bertekad membangun Stadion untuk Jakarta," kata Anies di Jakarta, Kamis (17/11/2016).
Anies mengatakan saat ini Jakarta tidak memiliki stadion setelah stadion Lebak Bulus dibongkar untuk membangun stasiun dan depo Mass Rapid Transit, juga Stadion Persija yang dibongkar era Gubernur Fauzi Bowo dan sekarang diubah menjadi Taman Menteng.
"Stadion ini nantinya juga bisa digunakan untuk tempat latihan klub kebanggaan warga Ibu Kota, Persija," ujar Anies.
Sandiaga menambahkan dia sudah memiliki gambaran stadion yang akan didedikasikan untuk Persija Jakarta dan warga pecinta bola. Stadion akan dibangun dengan berkualitas dunia.
"Luas kawasan stadion baru itu nanti direncanakan seluas 500 ribu meter persegi dengan luas stadion utama sekitar 76 ribu meter persegi. Kapasitas sekitar 75 ribu tempat duduk, maksimal 85 ribu tempat duduk," kata Sandiaga.
Sandiaga mengklaim stadion tersebut nanti tidak akan kalah dibandingkan Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Shah Alam, maupun Stadion Allianz Arena.
"Stadion ini berstandar nasional maupun standard internasional yang direkomendasikan dari panduan keselamatan FIFA," kata Sandiaga.
Selain itu, lanjut Sandiaga, stadion tersebut juga akan dilengkapi dengan banyak fasilitas.
"Seperti lapangan bola standar internasional, rumputnya Zoysia Matrella. Kemudian jalur atletik, lapangan indoor untuk bulu tangkis dan bola basket, jalur jogging, pusat olahraga, toko merchandise, kantin, ruang terbuka publik, akses untuk penyandang disabilitas, ruang konferensi dan pertemuan, fasilitas latihan, serta asrama atlet," kata Sandiaga. (M. Novi Verdiansyah)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur
-
Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi
-
Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City
-
Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
-
Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia
-
Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat
-
Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara
-
Qodari: Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Cerminkan Perhatian Pemerintah dalam Hormati Pilihan Publik
-
Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
-
Habiburokhman Dukung Polri Usut Kasus Korupsi Batubara: Siapapun Terlibat Harus Tanggung Jawab!