Suara.com - Terkabul sudah impian juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, untuk menjajal berada di dalam kokpit mobil Formula 1. Tepat pada, Rabu (23/11/2016), Lorenzo melakukan tes bersama tim Mercedes di Sirkuit Silverston, Inggris.
Dalam tes yang berlangsung selama beberapa putaran, pebalap yang musim depan akan memperkuat Ducati tersebut, mengendarai mobil Mercedes W05 Hybrid milik Lewis Hamilton saat menjadi juara dunia tahun 2014.
Tim Mercedes sendiri menyambuk baik kecepatan Lorenzo dan inteligen lelaki berusia 29 tahun itu yang dinilai cepat bisa mengerti serta memahami berbagai komponen mobil F1 yang diketahui sangat rumit.
Sebelum benar-benar berada di kokpit mobil F1, Lorenzo pada Oktober lalu lebih dulu menjalani tes simulator bersama tim Mercedes dengan layout Sirkuit Silverstone.
Lorenzo sendiri mengaku sangat terkesan bisa mewujudkan mimpinya berada di balik kemudi mobil F1. Dia pun menyinggung soal perbedaan yang paling kontras antara mengendarai mobil F1 dengan menunggangi motor di lintasan MotoGP.
"Kecepatan mobil F1 luar biasa, dan power-nya di trek lurus juga sukar dipercaya," kata Lorenzo. "Meski di tikungan sangat lambat, tapi daya cengkeramnya luar biasa."
"(Perbedaan terbesar) adalah di tikungan motor lebih cepat, dan pada realitasnya mobil lebih lambat di tikungan," sambung pebalap kelahiran Mallorca, Spanyol, 4 Mei 1987, ini. (Autosport)
Baca Juga: Hari 1 Tes Privat Jerez, MotoGP Vs SBK, Siapa Lebih Cepat?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal