Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta Sumarno membantah institusinya melakukan jejak pendapat jelang pilkada Jakarta tahun 2017. Dia menegaskan jajak pendapat yang diinformasikan akun @KPU_Jakarta bohong belaka.
"KPU DKI Jakarta tidak pernah membuat polling apapun. Dan perlu saya tegaskan bahwa akun tersebut palsu, akun Twitter resmi kami adalah @kpu_dki," kata Sumarno dikutip dari Antara, hari ini.
Sumarno menambahkan saat ini KPUD sedang mempelajari dan mempertimbangkan untuk melaporkan akun tersebut kepada polisi agar pihak mana pun tidak sembarangan menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Dasar hukumnya sudah jelas diatur dalam revisi UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik karena akun tersebut dengan sengaja atau tanpa hak telah memanipulasi dan menyebarkan informasi seolah-olah informasi tersebut bersumber dari pihaknya," ujar dia.
Dia mengimbau masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi di dunia maya yang tak semuanya benar.
Sumarno menegaskan KPUD akan selalu menjunjung prinsip integritas, netralitas dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pilkada.
"Silakan masyarakat melapor jika menemukan atau mendapatkan informasi yang tidak membingungkan atau janggal terkait penyelenggaraan Pikada DKI melalui email, sosial media maupun langsung ke kantor KPU DKI Jakarta," kata dia.
Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh Siswanto.
Berita Terkait
-
Belum Masuk Prolegnas, Komisi II DPR Sebut Wacana Pilkada Lewat DPRD Belum Dibahas
-
KPK Telusuri Dugaan Ridwan Kamil Pakai Uang Korupsi BJB untuk Pilkada Jakarta 2024
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Ketua Timses RIDO Takjub, Pramono Nostalgia Pilkada: Padahal Saya Belum Betul-betul Fight
-
Berandai-andai Jadi Gubernur Jakarta, Dedi Mulyadi Mau Maju Pilkada DKI 2029? Begini Kata Gerindra
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM