Suara.com - Kuasa hukum Ahmad Dhani, Ramdan Alamsyah menyatakan kliennya sepakat berdamai dengan Relawan Jokowi yang tergabung dalam Pro Jokowi (Projo) dan Laskar Rakyat Joko Widodo. Sebelumnya, Dhani dilaporkan kedua ormas itu karena dianggap menghina presiden Joko Widodo saat berorasi dalam asksi unjuk rasa 4 November.
"Alhamdulilah hari ini antara Ahmad Dani dan Projo serta LRJ sudah sepakat untuk melakukan perdamaian," kata Ramdan dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Kamis (1/12/2016).
"Perdamaian ini didasari oleh nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan Anak Bangsa," lanjut pernyataan itu.
Atas kesepakatan ini, kedua belah pihak, Ramdan menambahkan, akan mencabut laporan masing-masing di Polda Metro Jaya dalam waktu dekat. "Insya Allah kita cabut sama-sama," ujarnya.
Selanjutnya, kedua belah pihak akan menggelar jumpa pers di kantor DPP Projo, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada Sabtu (3/12/2016). Dalam kesempatan itu juga, Dhani berencana menggelar konser kecil dengan tema Persatuan dan Kesatuan.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Ahmad Dhani, Wakapolda Metro: Kami Sedang Periksa Saksi
-
Bela Ahmad Dhani, Fadli Zon: Presiden Mana, Zimbabwe atau Kuba?
-
Jika Jadi Tersangka, Ahmad Dhani: Saya Pasti Ngelawan
-
Kasusnya Diproses Polisi, Begini Curhat Ahmad Dhani ke Fadli Zon
-
Rupa-rupa Alasan Saksi Ahmad Dhani Tak Penuhi Panggilan Polisi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!