Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Utara meninjau persiapan pengamanan sidang atas perkara kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau (Ahok). Rencana sidang digelar, Selasa (13/12/2016) besok pukul 09.00 WIB pagi.
"Kami amankan ya, sehingga semua agenda kegiatan sidang besok bisa aman bisa terkendali, dan tentunya bisa lancar ya," kata Iriawan saat meninjau pengamanan di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (12/12/2016).
Iriawan mengatakan para masyarakat yang akan hadir menyaksikan sidang perdana mantan bupati belitung timur tersebut melalui data intelijen mencapai 2000 orang padati, PN Jakarta Utara besok.
"Untuk jumlah yang kami monitor melalui intelijen ada 2000 orang. Itu nanti depan sini (PN Jakarta Utara)," ujar Iriawan.
Mengenai salah satu kelompok massa yang tidak suka dengan Ahok melakukan aksi demonstrasi didepan PN Jakarta Utara, menurut Iriawan seharusnya tidak ada yang melakukan aksi tersebut.
"Harusnya nggak ada orasi ya, saya rasa nggak usah ya. Sudah cukup. Sudah disidangkan kan ya (Ahok), saya harap besok aman," kata Iriawan.
Pantauan suara.com Iriawan datang didampingi oleh Kapolres Jakarta pusat Komisaris Besar Dwi Yono, sekitar pukul 21.30 WIB malam dan hanya memantau sekitar 20 menit sampai pukul 21.50 WIB, dan langsung meninggalkan PN Jakarta Utara tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis