Suara.com - Warga sipil di Aleppo, Suriah satu persatu mulai dievakuasi keluar kota yang tengah jadi arena perang saudara. Jumlah manusia yang dievakuasi mencapai 1.000 orang.
Evakuasi dilakukan mulai, Kamis (16/12/2016) waktu setempat atau Jumat dinihari waktu Indonesia. Evakuasi dilakukan dengan mendatangkan ambulans dan bus. Mereka satu persatu pun naik ke atas kapal dan menjauh dari Aleppo.
Televisi pemerintah Suriah melaporkan sebanyak 15 bus berdatangan dan meninggalkan Aleppo. Jumlahnya terus bertambah.
"Allah menyelamatkan kita dari krisis ini, dan dari (militan) mereka yang membawa kami hanya kehancuran," kata seorang perempuan tua yang juga dievakuasi.
Lainnya, Wissam Zarqa, seorang guru bahasa Inggris di zona pemberontak mengatakan kebanyakan orang senang untuk meninggalkan kota itu karena merasa.
"Beberapa dari mereka marah mereka meninggalkan kota mereka aku melihat beberapa dari mereka menangis," lanjur Wissam. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Aleppo Dibebaskan, Presiden Suriah Janji Terus Lakukan Serangan
-
Aleppo Suriah Digempur dari Udara, Evakuasi Sipil Terhambat
-
Serangan Terus Berlanjut Sampai Pejuang Oposisi Tinggalkan Aleppo
-
Serangan Udara di Aleppo Tewaskan 73 Orang, 5 Anak-anak
-
Roket Hantam Sekolah di Aleppo, Sejumlah Anak Kehilangan Nyawa
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden