Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meresmikan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Morotai, Maluku Utara (Malut).
"Ini bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong sumber daya manusia di wilayah itu tidak tertinggal dari daerah lain dan fokusnya sekarang pada pembangunan yang dimulai dari daerah pinggiran yaitu terluar, tertinggal dan terpencil, karena keinginan Presiden Jokowi sangat ingin daerah-daerah ini maju duluan, jangan kalah (dengan) daerah tengah," kata Muhadjir di Ternate, Senin (19/12/2016).
Dia mengatakan, Presiden memang gencar membangun infrastruktur fisik di mana-mana, tetapi perhatian beliau pada pendidikan dan sumber daya manusia juga luar biasa. Salah satunya dengan perhatian pada akses pendidikan, pendidikan kejuruan dan pendidikan karakter menjadi prioritas saat ini.
Sekolah yang diresmikan yaitu SLB Daruba Pulau Morotai dan SMK Maritim Muhammadiyah Halmahera Timur.
Peresmian itu dilakukan dalam rangka kunjungan Muhadjir selama dua hari ke Maluku Utara, Sabtu-Minggu, 17-18 Desember 2016.
Muhadjir mengatakan bahwa Ternate memiliki sejarah panjang kesultanan yang pernah jaya. Dia mengimbau agar sejarah tersebut jangan sampai dilupakan generasi muda.
"Kekuatan sebuah negara salah satunya ditandai dengan kuatnya masyarakat pinggiran pada kecintaan pada tanah air, untuk itu masyarakatnya harus kuat, negara harus hadir, salah satunya dengan memperkuat bidang pendidikan untuk menyiapkan sumber daya manusia," kata Muhadjir.
Muhadjir lalu mengatakan agar potensi generasi muda dikembangkan. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba yang telah memberikan beasiswa kepada generasi muda untuk melanjutkan studi ke luar daerah.
"Semangatnya harus berlipat-lipat untuk mengejar ketertinggalan. Pastikan potensi anak-anak kita untuk jadi insan yang cerdas termanifestasi dengan baik. Perhatian kita pada anak berkebutuhan khusus melalui SLB serta menyiapkan tenaga terampil bidang kemaritiman di SMK sangat sesuai dengan kebutuhan Malut ini," ujar Muhadjir. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan
-
Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor
-
Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan