"Islam yang mengajarkan kedamaian, Islam yang menjadi rahmat bagi semesta alam, khususnya rahmat bagi bangsa dan negara kita Indonesia", kata Jokowi.
Menurut dia, berbagai sifat tauladan Rasulullah dapat diimplementasikan ke berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan keseharian dengan mencontoh perilaku beliau semasa hidupnya.
"Dalam hal kekuatan akidah dan ibadah, Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akidah, ibadah, dan muamalah bagi umat Islam dengan beragam latar belakang sosial budayanya," imbuh dia.
Sementara itu dalam hal ekonomi, Jokowi menuturkan bahwa Rasulullah membangun etos kerja umat, menegakkan moral para pelaku ekonomi, serta menggerakkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai sistem jaminan sosial.
"Dalam hal kekuatan sosial, Rasulullah membangun hubungan persaudaraan, ukhuwah Islamiyah, membudayakan tolong-menolong di antara sesama Muslim,". Ujar dia.
Adapun dalam hal kekuatan politik, Rasulullah membentuk kontrak politik dengan semua unsur dan komponen masyarakat melalui Piagam Madinah, yang merupakan piagam negara tertulis pertama di dunia, jauh sebelum munculnya deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia yang dilahirkan PBB pada 1948.
"Dalam Piagam Madinah ini antara lain diatur politik pertahanan negara dan hubungan Muslim dengan non-Muslim. Dengan Piagam Madinah ini, jelas sekali ajaran Islam dan umatnya menghargai kemajemukan suku, golongan, dan agama," tutur Presiden.
*Keteladanan Rasulullah Hadapi Tantangan Bangsa*
Dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan, kata Jokowi, keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan contoh bagaimana umat seharusnya bersikap dalam menjaga persatuan bangsa dan mewujudkan negara yang adil, makmur. Dia juga mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk selalu berbicara baik, berpikir positif, optimis, bekerja keras, dan memperkuat ukhuwah wathaniah.
Baca Juga: Jokowi Akan Bentuk Lembaga Pemantapan Pancasila
"Hindari ujaran kebencian, jangan termakan penghasutan intoleransi, provokasi, fitnah, karena semuanya itu hanya melemahkan kita, hanya merugikan umat Islam di Indonesia, hanya merugikan bangsa kita," kata dia.
Di akhir sambutannya, Jokowi mengajak seluruh umat Islam mengambil peran dalam pembangunan. Dia menghimbau agar kekuatan masyarakat disalurkan ke hal-hal yang bermanfaat bagi negara.
"Pembangunan yang akan menekan kemiskinan, menekan tingkat pengangguran, menghilangkan kesenjangan sosial. Dengan meneladani Rasululah SAW," kata Presiden.
Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan sejumlah menteri anggota Kabinet Kerja. Tampak pula hadir, pimpinan lembaga negara dan duta besar negara sahabat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga