Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya terus mengembangkan kasus dugaan makar yang melibatkan sejumlah tokoh. Dari hasil pengembangan, rencananya Polda Metro Jaya menjadwalkan pemerikaaan terhadap suami calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Sylviana Murni, Gde Sardjana.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan soal rencana pemeriksaan suami Sylvi itu. Rencananya Gde akan diperiksa pada, Jumat (30/12/2016), pukul 13.00 WIB.
"Iya, suami Sylviana (Gde Sardjana) akan dipanggil jadi saksi (kasus makar)," kata Argo dketika dihubungu, Kamis (29/12/2016) malam.
Namun demikian, Argo belum bisa menjelaskan soal materi pemeriksaan Gde yang ditujukan untuk tersangka dugaan makar yang mana.
"Kita belum tau dia akan jadi saksi untuk tersangka siapa," kata dia.
Kepolisian telah menetapkan 12 tokoh menjadi tersangka kasus dugaan makar. Sebelas tokoh diciduk di beberapa lokasi berbeda menjelang aksi damai 2 Desember 2016. Satu tokoh lainnya diciduk pada, Kamis (8/12/2016) dini hari.
Delapan orang yang ditetapkan menjadi tersangka dugaan upaya makar, yakni mantan anggota staf ahli Panglima TNI, Brigjen TNI (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein.
Selain itu, ada pula aktivis Sri Bintang Pamungkas yang dijadikan tersangka, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, Firza Husein, dan tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.
Tiga tersangka yang lain, Ketua Komando Barisan Rakyat, Rizal, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Utara Jamran, aktivis Hatta Taliwang disangkakan melakukan penyebaran ujaran kebencian.
Baca Juga: Citilink Bebas Tugaskan Pilot yang Diduga Mabuk
Sedangkan, musisi Ahmad Dhani terkena sangkaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. Dari 12 tokoh tersebut, hanya Sri Bintang Pamungkas, Rizal, dan Jamran yang ditahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
-
Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu
-
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur
-
Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan
-
Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum
-
Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun