Suara.com - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengunjungi RS Kartika Pulomas, Jakarta Timur, hari ini, Sabtu (31/12/2016). Kedatangannya ke sana ingin melihat kondisi korban selamat dari aksi perampokan disertai pembunuhan yang terjadi di Pulomas beberapa waktu lalu.
Menurut Boy, mereka yang selamat semakin membaik kondisinya. Pihaknya, kata dia terus memberikan motivasi kepada korban, terutama Zanette yang masih anak-anak.
"Kami terus memberikan suntikan motivasi kepada mereka. Terutama Zanette untuk mau kembali ke sekolah. Respon sangat baik dan dia tidak sabar untuk kembali, " kata Boy.
Dalam kesempatan ini, Boy juga menghimbau agar masyarakat ikut membantu polisi menemukan Yus Pane, salah satu pelaku yang masih buron. Kata dia, bila ada yang tahu keberadaan Pane, bisa segera melapor.
"Kepada masyarakat luas yang mengetahui informasi DPO yang sudah kita sebarkan juga, termasuk lewat medsos mudah-mudahan bisa ikut peduli dan jangan disembunyikan. Karena itu bisa jadi masalah hukum. Yang penting masyarakat ketika tahu, cukup informasi ke RT, RW atau ke petugas kepolisian terdekat, itu adalah harapan kita," ujarnya. (Adie Prasetyo)
Berita Terkait
-
Haru, Saat Dua Ibu yang Anaknya Jadi Korban Bandit Ramlan Ketemu
-
Postingan Zanette, Anak Dodi Triono, di Medsos Bikin Sedih
-
Kini Muncul Masalah Baru dalam Kasus Bandit Ramlan "Porkas"
-
Ramlan Dua Bulan Lalu Operasi Ginjal, Keluarga Kaget Dia Merampok
-
Jika Sistem Keamanan Bagus, Kasus Pulomas Bisa Dideteksi Dini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat