News / Metropolitan
Minggu, 01 Januari 2017 | 20:13 WIB
Rumah mewah tempat kejadian perkara pembunuhan di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Ramlan Butarbutar alias Porkas beserta tiga rekannya dalam satu minggu diakui sempat tiga kali melakukan aksi perampokan. Ramlan adalah otak perampokan dan pembunuhan di rumah mewah milik Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Yang bersangkutan dalam minggu ini sudah tiga kali melakukan perampokan. Pengakuannya pertama di Purwakarta, Jonggol, dan (di) Pulomas," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, saat menggelar konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).

Konferensi pers yang dilakukan Kapolda kali ini terkait penangkapan pelaku sekaligus rekan Ramlan, yakni Ridwan Sitorus alias Ius Pane. Ius sebelumnya berhasil dibekuk di Medan.

Iriawan menjelaskan, selain melakukan perampokan tiga kali dalam satu minggu terakhir, Ramlan cs juga tercatat pernah melakukan kejahatan yang sama pada tahun 2011.

"Yang minggu ini mereka berkomplot berempat. Tapi tahun 2011, itu sudah baru masuk (penjara) empat tahun setengah keluar. Itu kelompoknya berubah-berubah. Yang minggu kemarin bersama-sama empat orang, Ramlan, Erwin, Sinaga dan Ius Pane," kata Kapolda.

Sebelum menangkap Ius, polisi diketahui telah lebih dulu menangkap tiga pelaku satu, dengan satu di antaranya meninggal dunia setelah tertembak. Mereka adalah Ramlan Butarbutar (tewas), Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga.

Dalam tindak kejahatan di Pulomas, pelaku menyekap 11 orang di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter, hingga menewaskan enam korban dengan lima korban lainnya selamat.

"Itu keterangan dari kami, sehingga kasus bisa kami ungkap semua dan dipertanggungjawabkan di pengadilan," tandas Iriawan.

Load More