Suara.com - Ramlan Butarbutar alias Porkas beserta tiga rekannya dalam satu minggu diakui sempat tiga kali melakukan aksi perampokan. Ramlan adalah otak perampokan dan pembunuhan di rumah mewah milik Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.
"Yang bersangkutan dalam minggu ini sudah tiga kali melakukan perampokan. Pengakuannya pertama di Purwakarta, Jonggol, dan (di) Pulomas," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, saat menggelar konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).
Konferensi pers yang dilakukan Kapolda kali ini terkait penangkapan pelaku sekaligus rekan Ramlan, yakni Ridwan Sitorus alias Ius Pane. Ius sebelumnya berhasil dibekuk di Medan.
Iriawan menjelaskan, selain melakukan perampokan tiga kali dalam satu minggu terakhir, Ramlan cs juga tercatat pernah melakukan kejahatan yang sama pada tahun 2011.
"Yang minggu ini mereka berkomplot berempat. Tapi tahun 2011, itu sudah baru masuk (penjara) empat tahun setengah keluar. Itu kelompoknya berubah-berubah. Yang minggu kemarin bersama-sama empat orang, Ramlan, Erwin, Sinaga dan Ius Pane," kata Kapolda.
Sebelum menangkap Ius, polisi diketahui telah lebih dulu menangkap tiga pelaku satu, dengan satu di antaranya meninggal dunia setelah tertembak. Mereka adalah Ramlan Butarbutar (tewas), Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga.
Dalam tindak kejahatan di Pulomas, pelaku menyekap 11 orang di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter, hingga menewaskan enam korban dengan lima korban lainnya selamat.
"Itu keterangan dari kami, sehingga kasus bisa kami ungkap semua dan dipertanggungjawabkan di pengadilan," tandas Iriawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden