Suara.com - Sebuah pelajaran hidup berharga kembali diberikan Robert Marchand. Di usia yang sudah sangat sepuh, 105 tahun, dia menunjukkan bahwa tak ada yang tak mungkin di muka bumi ini jika ada kemauan.
Pesan itu dia sampaikan saat mengayuh sepeda sejauh 22,547 km dalam waktu sejam pada, Rabu (4/1/2017) lalu, di lintasan balap sepeda atau velodrome Saint-Quentin-en-Yveline, dekat Paris, Prancis.
Kontan, lelaki kelahiran Amiens, Prancis, 26 November 1911 ini pun dinobatkan sebagai orang tertua di muka bumi di atas 105 tahun yang mampu berkendara sejauh itu.
Sebelumnya, Marchand pernah membuat rekor sebagai orang tertua di atas 100 tahun yang mengayuh sepeda sepanjang 24,250 km selama sejam pada Februari 2012.
Rekor itu kemudian dipertajamnya pada Januari 2014 dengan menempuh sejauh 26,927 km selama sejam.
Setelah membuat sejarah baru, Marchand pun mengaku seharusnya bisa menempuh jarak yang lebih jauh lagi.
"Kaki saya tidak sakit, tapi lengan saya yang sakit karena rematik," kata Marchand. "Saya tidak dalam kondisi yang baik seperti beberapa tahun yang lalu."
"Saya di sini bukan untuk jadi juara. Saya di sini untuk membuktikan bahwa di usia 105 tahun Anda masih bisa mengayuh sepeda," tegasnya.
Di masa mudanya, Marchand pernah menjadi tahanan pada Perang Dunia II. Kemudian dia pernah bekerja sebagai sopir truk dan perkebunan tebu di Venezuela, serta jadi penebang pohon di Kanada.
Baca Juga: Banding Ditolak, Gelandang Manchester City Ini Absen Empat Laga
Di luar olahraga sepeda, dia tercatat pernah berkompetisi di ajang senam tingkat nasional dan menjadi petinju. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit