Suara.com - Presiden Joko Widodo kunjungan kerja selama dua hari ke Provinsi Jawa Tengah, Minggu-Senin (8-9/1/2017).
Presiden beserta rombongan lepas landas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.30 WIB.
Tiba di Kota Semarang, Presiden Joko Widodo disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Busana yang dikenakan Presiden Jokowi menarik sekali. Dia mengenakan kemeja putih dipadu dengan jas warna hitam. Presiden mengenakan songkok hitam. Bawahannya, Kepala Negara mengenakan sarung.
Kepala Negara berjalan beriringan dengan Ganjar, sementara di belakangnya, antara lain Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.
Penampilan Presiden menarik perhatian budayawan Sudjiwo Tedjo. Melalui akun Twitter, Sudjiwo Tedjo mention Ganjar Pranowo.
"Kang @ganjarpranowo nggak mbisikin, "Pak Jokowi,keknya cuma kurang topi koboi deh.." Heuheu.. Sarungnya oke banget," tulis Sudjiwo Tedjo.
Penampilan Jokowi memang mirip-mirip penampilan Sudjiwo Tedjo. Bedanya, Jokowi memakai songkok, Sudjiwo Tedjo memakai topi koboi.
Tak lama setelah mengomentari Jokowi, Sudjiwo Tedjo memposting beberapa fotonya yang tampil dengan jas, sarung, dan topi koboi. Kalau Jokowi dikawal paspampres dan staf, Sudjiwo Tedjo diapit dua perempuan berjilbab yang tersenyum manis.
Komentar Sudjiwo Tedjo langsung disamber netizen. Umumnya, netizen mengapresiasi penampilan Jokowi yang menurut mereka keren.
"Keren keren, kunker ke jateng, termasuk ke kota batik pekalongan memakai sarung batik :)," tulis netizen.
Netizen yang lain kemudian mengingatkan peristiwa ketika Jokowi mengenakan jaket bomber, setelah itu membawa payung warna biru. Tak lama setelah itu, kedua barang langsung diikuti sebagian masyarakat dan menjadi tren untuk beberapa saat.
"Bakal jadi trend neh sarung pak @jokowi setelah payung dan jaket," tulis netizen.
Setelah mendarat di Semarang, langsung bertolak menuju Kota Pekalongan dengan menggunakan Helikopter Super Puma milik TNI AU.
Di Pekalongan, Presiden akan menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H bersama Habib M. Lutfi Bin Yahya di gedung Kanzus Sholawat.
Berita Terkait
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun