Suara.com - Apa yang dikenakan Presiden Joko Widodo sering membuat masyarakat senang.
Seperti hari ini, ketika Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, netizen ramai penampilan menarik Kepala Negara.
Berawal dari komentar budayawan Sudjiwo Tedjo di Twitter. Sudjiwo Tedjo yang dikenal sebagai budayawan dengan penampilan nyentrik itu mengakui pakaian yang dikenakan Presiden kali ini tak kalah keren.
Presiden mengenakan kemeja putih dipadu dengan jas warna gelap. Kemudian dia mengenakan songkok warna hitam. Sementara bawahannya, hanya pakai sarung.
Penampilan ini mengingatkan pada penampilan Sudjiwo Tedjo. Bedanya, Jokowi memakai songkok, sementara Sudjiwo Tedjo mengenakan topi koboi.
Sudjiwo Tedjo pun mention Twitter Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang ketika itu menyambut kedatangan Presiden Jokowi di bandara Semarang.
"Kang @ganjarpranowo nggak mbisikin, "Pak Jokowi,keknya cuma kurang topi koboi deh.." Heuheu.. Sarungnya oke banget," tulis Sudjiwo Tedjo.
Tak lama kemudian Ganjar merespon lewat Twitter. Ganjar sampai terkekeh-kekeh.
"Ha ha... lagi dipakai mbah jiwo," tulis Ganjar.
Guyonan kedua publik figur disambut senang oleh sebagian besar netizen.
Mereka juga mengapresiasi penampilan Presiden dengan menyebut sederhana dan keren.
Sebagian netizen lagi kemudian membandingkan dengan penampilan Sudjiwo Tedjo.
"Sarung presiden jancukers kalah oke dibanding sarung presiden sebelah heuheu #TuhanMahaAsik," tulis netizen.
"Kalo pake topi koboi bukan presiden RI," tulis netizen yang lain.
Penampilan Jokowi sering sarat makna. Seperti ketika dia pakai jaket bomber dan payung warna biru ketika tampil di depan publik untuk menanggapi aksi massa.
Berita Terkait
-
Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo
-
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM