Suara.com - Polrestabes Semarang tetap mengizinkan gelaran festival kuliner berbahan baku utama daging babi digelar meski mendapat penolakan dari salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas).
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan kegiatan tersebut boleh digelar dengan ketentuan sejumlah persyaratan.
"Tetap boleh digelar tetapi harus tetap menjaga toleransi," kata dia di Semarang, JUmat (20/1/2017) malam.
Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi berkaitan dengan penataan lokasi yang harus dipisahkan dengan masyarakat umum. Selain itu, polisi juga meminta nama kegiatan diganti.
"Intinya kegiatan ini tidak melanggar undang-undang," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Kuliner Semarang Firdaus Adinegoro menyayangkan penolakan kegiatan yang bertajuk "Pork Festival" tersebut. Menurut dia, kegiatan ini sebenarnya berkaitan dengan perayaan Imlek.
Atas penolakan tersebut, kata dia, nama kegiatan tersebut akhirnya harus berganti nama menjadi Festival Kuliner Imlek.
"Kalau ganti nama, dari yang sebelumnya sudah jelas jadi abu-abu lagi," katanya.
Menurut dia, nama yang ditentukan sebelumnya sudah menjelaskan festival kuliner yang menyediakan menu daging babi. Sebelumnya Forum Umat Islam Semarang menyampaikan keberatan atas pelaksanaan kegiatan kuliner tersebut. (Antara)
Baca Juga: Produksi Babi Melimpah, Indonesia Bisa Garap Pasar ASEAN
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan