Suara.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kutacane di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, mengirimkan tim untuk mengevakuasi jenazah di pegunungan Perkison.
"Tim SAR gabungan kembali putuskan naik ke kaki Gunung Perkison, demi membantu evakuasi dua jenazah," tutur Koordinator Pos SAR Kutacane, Risky Hidayat di Kutacane, Aceh Tenggara, Senin (23/1/2017).
Kedua jenazah tersebut dilaporkan warga tempatan atas nama Munjir (33) berasal dari Banda Aceh dan Sembiring (40) asal Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Satu dari tiga orang korban tersesat dan kelaparan, kini ditemukan warga dalam kondisi yang sangat kritis bernama Bentol (60), warga Desa Tenembak Alas, Kecamatan Deleng Pokhisen, Kabupaten Aceh Tenggara.
Dilaporkan juga, empat orang warga setempat kini masih bertahan di sekitar lokasi tempat penemuan ketiga orang korban yang hilang di pegunungan Perkison karena mencari kayu gaharu demi membantu perekonomian keluarga.
"Hari ini tanggal 23 Januari 2016, tim SAR dari darat sudah diberangkatkan. Untuk evakuasi jenazah menggunakan helikopter, belum bisa dilakukan," katanya.
"Sepanjang hari tadi terutama mulai dari pagi sampai sore, di wilayah Aceh Tenggara turun hujan dan berkabut," kata Risky.
Tercatat pada Sabtu (14/1/2017), secara resmi Basarnas menghentikan pencarian terhadap tiga orang korban hilang setelah melakukan upaya mencari selama 14 hari.
Tim pertama Basarnas setempat berangkat Minggu (1/1/2017) dan menemukan seorang korban dari lima yang dicari atas nama Ayuman Sastra (30) warga Desa Liang Pangi, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, dalam keadaan selamat.
Baca Juga: Pendaki Perempuan Seven Summits Indonesia di Puncak Antartika
Disusul tim kedua pada Rabu (4/1/2017), namun mengalami kendala peralatan komunikasi dan terpaksa menempuh jalur cukup ekstrem, sehingga memutuskan untuk kembali Sabtu (7/1/2017).
Terakhir tim ketiga berangkat Minggu (8/7/2017), dengan sasaran mencari empat korban dan menemukan satu korban atas nama Jalal (40) warga Desa Terutung Payung, Kecamatan Bambel dalam keadaan selamat.
Arta (36), warga Terutung Payung, Bambel, sebagai korban yang selamat melaporkan pada Sabtu (31/12/2017), dia tersesat dan menderita kelaparan bersama kelima orang rekannya karena mencari kayu gaharu di pegunungan Perkison.
Kayu gaharu atau bahasa latin aquilaria malaccensis memiliki tinggi pohon 40 meter, dan diameter 60 centimeter mengandung resin beraroma wangi yang dipakai campuran untuk membuat parfum. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia