Rizieq Shihab jalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1). [suara.com/Oke Atmaja]
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowl Yuwono memastikan penyidik tidak membeda-bedakan penanganan perkara yang menjerat pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.
"Sebenarnya tidak (dibedakan) juga, sama-sama jalan ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (25/1/2017).
Perkara yang tengah ditangani Polda Metro Jaya yaitu dugaan penodaan terhadap agama, dugaan penghasutan lewat tuduhan logo Bank Indonesia di uang Rp100 ribu terbaru mirip palu arit atau lambang komunis, dugaan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Iriawan dengan menyebut 'pangkat jenderal, otak hansip.'
Dari sejumlah perkara tersebut, Polda Metro Jaya sudah meningkatkan kasus logo mirip palu arit ke tahap penyidikan. Senin (23/1/2017) lalu, Rizieq dimintai keterangan sebagai saksi terlapor.
Argo memastikan semua kasus tersebut sekarang sedang dalam penanganan penyidik.
"Masih penyelidikan. Kita tunggu saja penyidik bekerja untuk kasus itu (dugaan penodaan agama dan penghinaan Kapolda) sehingga kasus itu jalan. Masih jalan," kata dia.
Argo menambakan Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat yang tengah menangani kasus Rizieq yang lain yaitu dugaan penghinaan terhadap Pancasila dan mantan Presiden Sukarno.
Koordinasi dilakukan untuk menghindari benturan jadwal pemeriksaan Rizieq.
"Ya kita tetap koordinasi saja, melalui telepon saja bisa toh," kata dia.
"Sebenarnya tidak (dibedakan) juga, sama-sama jalan ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (25/1/2017).
Perkara yang tengah ditangani Polda Metro Jaya yaitu dugaan penodaan terhadap agama, dugaan penghasutan lewat tuduhan logo Bank Indonesia di uang Rp100 ribu terbaru mirip palu arit atau lambang komunis, dugaan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Iriawan dengan menyebut 'pangkat jenderal, otak hansip.'
Dari sejumlah perkara tersebut, Polda Metro Jaya sudah meningkatkan kasus logo mirip palu arit ke tahap penyidikan. Senin (23/1/2017) lalu, Rizieq dimintai keterangan sebagai saksi terlapor.
Argo memastikan semua kasus tersebut sekarang sedang dalam penanganan penyidik.
"Masih penyelidikan. Kita tunggu saja penyidik bekerja untuk kasus itu (dugaan penodaan agama dan penghinaan Kapolda) sehingga kasus itu jalan. Masih jalan," kata dia.
Argo menambakan Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat yang tengah menangani kasus Rizieq yang lain yaitu dugaan penghinaan terhadap Pancasila dan mantan Presiden Sukarno.
Koordinasi dilakukan untuk menghindari benturan jadwal pemeriksaan Rizieq.
"Ya kita tetap koordinasi saja, melalui telepon saja bisa toh," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya