Rizieq Shihab jalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1). [suara.com/Oke Atmaja]
Polda Metro Jaya mulai menelusuri video berisi chat sex dan foto-foto tak senonoh yang diyakini untuk memfitnah pimpinan Front Pembela Islam dan tersangka kasus dugaan pemufakatan makar Firza Husein.
"Berkaitan dengan konten yang beredar di medsos. Tentunya kita punya patroli cyber. Setelah adanya patroli cyber kami menemukan beberapa akun yang diduga ada gambar pornografi. Yang ada gambar di situ diduga adalah HR (Habib Rizieq) dan F (Firza)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (30/1/2017).
Tim Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya menemukan konten porno pada Minggu (29/1/2017) dan langsung melapor kepada pimpinan penyidik untuk diambi langkah berikutnya.
"Tentunya kami dari anggota membuat laporan informasi dengan hal tersebut. Kemudian laporan tersebut dinaikkan ke pimpinan dan dilakukan penyelidikan," kata dia.
Saat ini, polisi sedang menelusuri sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan link video berisi tuduhan kepada Rizieq melakukan perselingkuhan dengan Firza.
"Kita sedang lakukan penyelidikan dan melihat akun-akun apa saja yang sudah memposting itu," katanya.
Argo mengatakan posisi bertindak cepat menangani kasus tersebut agar tak menimbulkan keresahan.
"Kalau membuat resah gimana?" kata Argo.
Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin menegaskan video dan foto-foto tak senonoh yang viral di media sosial itu adalah hoax.
"Saya pastikan hoax dan fitnah keji. Itu karena mereka menggunakan segala cara untuk mengkriminalkan ulama," kata Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin kepada Suara.com.
Novel menegaskan selain untuk tujuan mengkriminalkan Rizieq, tujuan penyebaran hoax tersebut untuk membunuh karakter serta menyerang kredibilitasnya.
Novel menyebut pelakunya tidak takut dengan akibat dari perbuatannya.
Segala cara mereka lakukan karena mereka tidak takut dosa, memfitnah orang karena mereka tidak kenal Tuhan atau komunis," kata dia.
Novel menegaskan meskipun FPI diserang dengan berbagai cara, tidak akan mempan.
"Fitnah itu tidak mempan terhadap kami," kata dia.
Anggota tim Advokasi Gerakan Pengawal Nasional Fatwa MUI Kapitra Ampera mengatakan pihaknya berencana melaporkan ke polisi terkait beredanya video mesum yang dituduhkan kepada Rizieq.
"Berkaitan dengan konten yang beredar di medsos. Tentunya kita punya patroli cyber. Setelah adanya patroli cyber kami menemukan beberapa akun yang diduga ada gambar pornografi. Yang ada gambar di situ diduga adalah HR (Habib Rizieq) dan F (Firza)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (30/1/2017).
Tim Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya menemukan konten porno pada Minggu (29/1/2017) dan langsung melapor kepada pimpinan penyidik untuk diambi langkah berikutnya.
"Tentunya kami dari anggota membuat laporan informasi dengan hal tersebut. Kemudian laporan tersebut dinaikkan ke pimpinan dan dilakukan penyelidikan," kata dia.
Saat ini, polisi sedang menelusuri sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan link video berisi tuduhan kepada Rizieq melakukan perselingkuhan dengan Firza.
"Kita sedang lakukan penyelidikan dan melihat akun-akun apa saja yang sudah memposting itu," katanya.
Argo mengatakan posisi bertindak cepat menangani kasus tersebut agar tak menimbulkan keresahan.
"Kalau membuat resah gimana?" kata Argo.
Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin menegaskan video dan foto-foto tak senonoh yang viral di media sosial itu adalah hoax.
"Saya pastikan hoax dan fitnah keji. Itu karena mereka menggunakan segala cara untuk mengkriminalkan ulama," kata Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin kepada Suara.com.
Novel menegaskan selain untuk tujuan mengkriminalkan Rizieq, tujuan penyebaran hoax tersebut untuk membunuh karakter serta menyerang kredibilitasnya.
Novel menyebut pelakunya tidak takut dengan akibat dari perbuatannya.
Segala cara mereka lakukan karena mereka tidak takut dosa, memfitnah orang karena mereka tidak kenal Tuhan atau komunis," kata dia.
Novel menegaskan meskipun FPI diserang dengan berbagai cara, tidak akan mempan.
"Fitnah itu tidak mempan terhadap kami," kata dia.
Anggota tim Advokasi Gerakan Pengawal Nasional Fatwa MUI Kapitra Ampera mengatakan pihaknya berencana melaporkan ke polisi terkait beredanya video mesum yang dituduhkan kepada Rizieq.
Komentar
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Tragedi Lubang Maut Sarolangun Jambi, Kilau Emas Ilegal Dibayar Nyawa 8 Penambang
-
Warga Wamena Ngeluh Harga BBM Tembus Rp25 Ribu, Respons 'Datar' Wapres Gibran Jadi Sorotan Tajam
-
Judi Politik PM Jepang: Umumkan akan Bubarkan DPR, Minta Rakyat Jadi Hakim di Pemilu Dini
-
Mahfud MD Yakin Ada Korupsi di Kasus Kuota Haji: Feeling Saya Mengatakan Pasti Ada
-
Disdik DKI Jakarta 'Puasakan' Siswa dari Gadget Saat Jam Pelajaran, Begini Mekanismenya
-
Tiket Whoosh Cuma Rp225 Ribu Lewat Promo 'January Best Deal', Cek Jadwalnya di Sini!
-
DBH Dipangkas, Anggaran Menyusut, Target Sekolah Gratis Jakarta Ikut Menciut
-
Kasus TPPO Jual Bayi Terungkap di Medan, Kemen PPPA Sebut Modus Sudah Dilakukan Sebelum Anak Lahir
-
Nasib Sudewo di Ujung Tanduk, Gerindra Gelar Rapat Kehormatan Tentukan Status
-
Menteri PKP Ara Konsultasi ke KPK, Targetkan Meikarta Jadi Lokasi Rusun Subsidi pada 2026