Suara.com - Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan pemufakatan makar. Rizieq menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam.
Usai diperiksa, Rizieq menghampiri laskar yang menunggunya di depan Polda Metro Jaya.
Di sana, dia berorasi. Salah satu pesan yang disampaikan Rizieq adalah dia merasa difitnah berselingkuh dengan tersangka kasus makar Firza Husein dengan cara menyebarkan video rekaman, chat sex, dan foto-foto tak senonoh di media sosial.
Rizieq menegaskan bahwa isu tersebut merupakan fitnah.
"Menyangkut video fitnah yang beredar, kami dari GNPF hanya bisa mengatakan itu fitnah. Itu semua merupakan bagian dari perjuangan kita," kata Rizieq.
Saat ini, polisi sedang menelusuri sejumlah akun media sosial yang menyebarkan link video tersebut. Status kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.
"Wanita itu sudah menanggapi dengan siaran pers suara chat tidak diakuinya. Itu sebagai fitnah dan akan menuntut semua yang melakukannya," kata Rizieq.
Juru bicara Firza Husein, Yakub Arupalaka, sudah bertemu Firza Husein yang merupakan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana pada Minggu (29/1/2017). Pertemuan tersebut terjadi setelah beredar video berisi rekaman suara, chat sex, dan foto-foto tak senonoh beredar.
"Ibu Firza sudah menelepon saya. Dia nangis-nangis," kata Yakub kepada Suara.com, Senin (1/30/2017).
Setelah berbicara lewat telepon, Yakub menemui Firza untuk membicarakan langkah-langkah untuk menanggapi kasus tersebut.
"Lalu, saya berangkat ke Mega Mendung untuk sampaikan ada situasi begini," kata Yakub.
Yakub mengatakan kepada Firza -- salah satu tersangka kasus dugaan pemufakatan makar -- bahwa untuk menghadapi masalah ini harus dengan kepala dingin dan hati tenang sambil menyusun rencana menempuh jalur hukum.
"Kita harus tenang karena kita diperlakukan oleh yang ingin hancurkan Habib Rizieq. Kita sadarilah, kita terima dulu dengan hati tenang. Lalu kita ke hukum," kata Yakub.
Yakub menegaskan bahwa foto-foto tak senonoh yang beredar di media sosial merupakan hasil rekayasa.
"Rekayasa itu, foto dan lain-lain semuanya," kata Yakub yang juga menjadi saksi untuk tersangka kasus dugaan pemufakatan makar.
Berita Terkait
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
FBI Ungkap Dugaan Rencana Serangan Drone Iran ke Jantung Amerika Serikat
-
Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan
-
Terjebak Banjir di Queensland, Dua Turis Ditemukan Meninggal Dunia
-
Asia Siaga Kenaikan Harga Minyak, RI Lirik Energi Nabati Sawit-Tebu
-
Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana
-
Jubir Militer Houthi Yaman: Iran Akan Hancurkan AS dan Rezim Zionis Israel!
-
Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka
-
DUAAARRR! Tanki BBM di Pelabuhan Oman Diserang Drone Peledak Iran, Api Berkobar
-
Bantah Donald Trump, Militer AS: Rudal Tomahawk Hancurkan Sekolah di Iran Milik Kami
-
Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026