Suara.com - Pemerintah Provinsi Riau mendirikan posko siaga darurat kebakaran hutan dan lahan 2017 menyusul penetapan status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat karhutla di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
"Posko sudah disiapkan, namun belum kami aktifkan di sana. Masih disusun SK (Surat Keputusan)-nya," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Jim Gafur di Pekanbaru, Minggu (5/2/2017).
Posko tersebut akan dimanfaatkan untuk membahas langkah-langkah seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam Satuan tugas untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla pada 2017.
Pemerintah Provinsi Riau pada 24 Januari 2017 menetapkan status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla. Status siaga akan diberlakukan selama empat bulan hingga 30 April.
Dengan penetapan status tersebut, kemudian dibentuk Satgas penanggulangan bencana asap akibat Karhutla. Komandan Resor Militer 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi kembali menjadi komandan Satgas tersebut.
Bersama Polda Riau, BPBD Riau, BMKG, dan seluruh pemangku kepentingan terkait, Satgas bekerja untuk tetap menjaga Riau bebas asap seperti tahun sebelumnya.
Kepala Staf Resor Militer 031 Wirabima, Kolonel Czi I Nyoman Parwata menambahkan agar setiap daerah yang telah menetapkan status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla juga membentuk posko yang sama di wilayah masing-masing.
"Di kabupaten dan kota agar segera dibuat posko Sub Satgas. Kemudian sektor-sektor di Kecamatan agar dibuat posko sektor dan posko titik kuat," kata I Nyoman.
Dia mengatakan dengan upaya tersebut serta didorong sinergitas yang baik akan menjadi kunci utama memerangi Karhutla hingga mencegah bencana kabut asap. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pada 2016 lalu Riau berhasil menekan 83,2 persen jumlah lahan yang terbakar dibanding tahun sebelumnya. Pada 2015 silam, 2,6 juta hektare lahan terbakar. Sementara 2016 tercatat hanya 438 ribu hektare yang terbakar. (Antara)
Baca Juga: Kebakaran Hutan di Chile Bunuh 10 Orang dan Ribuan Mengungsi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO