Suara.com - KPU Daerah Kota Jakarta Pusat melakukan simulasi pemungutan, perhitungan dan pengamanan Pilgub DKI Jakarta, di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2017).
Acara simulasi dihadiri oleh Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede, Ketua KPU Jakarta Pusat Arief Bawono, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono. Selain itu, hadir juga jajaran pengurus KPU Jakpus, Anggota Polres Jakpus, dan masyarakat umum.
Kata Ketua KPU Jakpus, Arief, simulasi dilakukan untuk mengantisipasi adanya kesalahan penyelenggaraan Pemilu pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.
"Silmulasi pemungutan, penghitungan suara dan simulasi pengamanan ini cerminan. Nanti seolah-olah sedang terjadi Pilgub DKI Jakarta," kata Arief di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2017).
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepolres Jakpus, Dwiyono. Ia berharap agar semua pihak yang telibat dalam Pilgub saling bersinergi agar dapat bekerjasama dalam menjalankan tugas satusama lain.
"Saya mengingatkan, bahwasanya pemilu kurang delapan hari lagi. Tangungjawab sukses dan tidaknya pemilu di Jakarta Pusat ada di pundak kita semua. Baik KPU, Panwas, PPK, PPS, Polri dan TNI, agar bisa bersinergi dalam pelaksanaan pemilu ini dengan aman, damai, jujur dan adil," ujar Dwiyono.
Saat ini simulasi sedang berlangsung. Tanpak petugas KPPS beradegan seolah-olah sedang mempersiapkan TPS. Setelah itu, tiga orang saksi dari tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, membawa surat mandat agar bisa masuk ke area TPS.
Terhitung dari hari ini, Pilgub DKI Jakarta tinggal delapan hari lagi, tepatnya pada tanggal 15 Februari 2017.
Terdapat tiga pasangan kandidat yang akan berkompetisi untuk menjadi pemimpin di Jakarta, yaitu pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Pasangan nomor urut dua Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan Pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Baca Juga: Pilkada Serentak 2017 Seminggu Lagi, KPU Gelar Rakor
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi