Suara.com - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat, untuk diperiksa sebagai tersangka dugaan kasus penodaan lambang negara dan pencemaran nama baik Presiden pertama RI, Soekarno, Senin (13/2/2017).
“Alhamdulilah saya sehat, dan bisa datang untuk melanjutkan pemeriksaan. Mudah-mudahan lancar,” tutur Rizieq Shihab, sebelum dumulainya pemeriksaan.
Ia mengatakan, tidak datang dengan tangan kosong dalam pemeriksaan kali ini. Sebab, ia membawa dokumen berupa tesis pascasarjana di Universitas Malaya, Malaysia, tahun2007.
Tesis bersambul merah marun tersebut berjudul “Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia.”
“Tesis ini akan saya serahkan kepada penyidik untuk dipelajari. Agar penyidik tahu apa yang saya bicarakan tentang Pancasila,” jelasnya.
Untuk diketahui, ini kali pertama Rizieq datang memenuhi panggilan Polda Jabar sebagai tersangka, setelah dua kali tidak memenuhi panggilan.
Rizieq akan diperiksa di Ruang Keamanan negara Ditreskrimum Polda Jabar. Polisi menyangkakan Rizieq melanggar Pasal 154a KUHP tentang penodaan terhadap lambang negara serta pasal 320 KUHP mengenai pencemaraan terhadap orang yang sudah meninggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara
-
Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini
-
KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban
-
Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang
-
BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal
-
China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran
-
Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi
-
Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan